“Kami sangat mengapresiasi kepada Pemerintah atas penghargaan yang telah diberikan. Dengan adanya tanda kehormatan ini diharapkan kepada tokoh bangsa dan masyarakat sipil lainnya dapat menumbuhkan kebanggaan, sikap keteladanan, semangat kejuangan, dan motivasi untuk meningkatkan darmabakti kepada bangsa dan negara,” ucap Mahyudin, Senator putera kelahiran dari Sangatta, Kutai Timur.
Terkait dengan kondisi pandemi Covid-19 ini, Mahyudin juga menyampaikan bahwa kita pasti bisa melawan situasi ini dibawah kendali langsung Bapak Presiden.
“Koordinasi dengan DPR RI sebagai perwakilan rakyat dan DPD RI sebagai perwakilan daerah perlu segera dilakukan. Hal ini penting untuk memetakan permasalahan dan pencarian solusi yang lebih kompresensif dengan tetap mengedepankan keselamatan kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara,” imbuh Mahyudin yang juga pernah menjabat sebagai Bupati Kutai Timur dan mantan Wakil Ketua MPR Periode Tahun 2014-2019.
“Penghargaan ini saya dedikasikan kepada kedua orang tua saya, keluarga saya, serta seluruh rakyat Kalimantan Timur yang tidak henti-hentinya memberikan dukungan kepada saya sehingga menjadi motivasi saya untuk selalu berbuat yang terbaik bagi bangsa Indonesia. Saya mencintai bangsa ini, lahir batin, tanpa syarat,” lanjutnya.
Dr. H. Mahyudin, ST., M.M. lahir di Tanjung, sebuah kota kecil di Kabupaten Tabalong, berjarak 232 Km dari Kota Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan pada tanggal 8 Juni 1970 dari pasangan H. Mansyur Mante (Suku Bugis-Pinrang) dengan Hj. Mardiyah (Suku Banjar).