Kesaksian Korban Selamat Kecelakaan Maut Tol Cipali : Saya Merasakan Tubuh Melayang

Fathnur Rohman, Okezone · Senin 24 Agustus 2020 00:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 24 525 2266249 kesaksian-korban-selamat-kecelakaan-maut-tol-cipali-saya-merasakan-tubuh-melayang-AeAdOMfmCI.jpg Salah seorang kecelakaan Tol Cipali. (Foto : Okezone.com)

CIREBON – Pihak kepolisian masih mendalami kasus kecelakaan lalu lintas di Jalan Tol Cipali KM 150, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Minggu (23/8/2020) siang. Kecelakaan ini mengakibatkan empat orang meninggal dunia.

Dari data yang dikeluarkan Satlantas Polres Majalengka, ada tiga kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan maut itu. Tiga kendaraan itu adalah truk Hino bernomor polisi (nopol) H 1577 PY yang dikemudikan oleh Suprapto (35), warga Batang, Jawa Tengah; Bus PO Widia bernopol Z 7519 AA yang dikemudikan Juli (63) warga Majalengka, Jawa Barat; dan Isuzu Elf nopol B 7169 YH yang dikemudikan Riski Anggun Setyo (23), warga Wonogiri, Jawa Tengah.

Salah satu penumpang selamat dari Bus PO Widia, Turija (52) mengatakan, sebelum kecelakaan terjadi, sopir Bus PO Widia yakni Juli, mengemudikan kendaraannya dengan kecepatan tinggi. Ia melanjutkan, bus yang ditumpanginya itu kemudian terlibat kecelakaan dengan dua kendaraan lain di Jalan Tol Cipali KM 150.

Kendati demikian, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan maut itu.

Ia hanya ingat ketika dirinya merasakan tubuhnya melayang secara tiba-tiba karena mobil bus yang ditumpanginya terbalik setelah peristiwa nahas itu terjadi.

"Posisi saya sadar merasakan tubuh saya melayang. Setelah kejadian kondisi penumpang berdarah semua. Sopirnya mungkin ngantuk atau gimana. Tapi dia nyetirnya cepet," kata Turija kepada Okezone, Minggu (23/8/2020) malam.

Hal senada disampaikan salah satu keluarga korban selamat, yakni Udin. Dia menceritakan, akibat kecelakaan maut itu, adiknya yang bernama Castam (42) harus mengalami luka pada bagian bibir.

Udin menuturkan, Castam naik Bus PO Widia dari Cikarang karena ingin pulang ke kampung halamannya di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Baca Juga : Identitas 10 Korban Luka dalam Kecelakaan Maut di Cipali

"Adik saya sudah diizinkan pulang. Dia naik dari Cikarang. Habis kecelakaan itu bibirnya dijahit lima jahitan. Adik saya duduk di belakang. Ketika kecelakaan terjadi, adik saya loncat ke luar jendela bus," ujar dia.

Baca Juga : 3 Korban Luka Kecelakaan Maut Tol Cipali Diizinkan Pulang dari Rumah Sakit

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini