Terlibat Cekcok, Anggota Brimob dan Keluarganya Jadi Korban Pengeroyokan Warga di Sikka

Joni Nura, iNews · Sabtu 29 Agustus 2020 11:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 29 340 2269389 terlibat-cekcok-anggota-brimob-dan-keluarganya-jadi-korban-pengeroyokan-warga-di-sikka-zS4OGGfD29.jpg Foto: iNews.

KUPANG - Seorang anggota Brimob di Maumere, Nusa Tenggara Timur, bersama keluarganya menjadi korban pengeroyokan warga di Kelurahan Wuring. Belum diketahui pasti penyebab kejadian pada Jumat (28/8/2020) malam itu. Namun, korban dan keluarga sudah melapor ke polisi guna diselidiki.

Briptu Mukhlis Ramadhan, anggota Brimob Maumere dikeroyok puluhan warga di Kampung Nangahure, Kelurahan Wuring, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Tak hanya Briptu Mukhlis, keluarganya, yang terdiri atas istri dan mertuanya pun ikut menjadi sasaran keroyokan massa.

BACA JUGA: Cegah Covid-19, Pemkab Sikka NTT Tutup Akses Penerbangan dan Pelayaran

Menurut informasi yang diperoleh iNews, saat insiden terjadi korban dan keluarga yang baru tiba di tempat kejadian didatangi sejumlah anak muda. Korban dan para anak muda tersebut sempat terlibat cekcok hingga berujung pada aksi pengeroyokan.

Diduga korban dan keluarganya merupakan korban aksi premanisme warga.

BACA JUGA: Amankan Penetapan Hasil Pemilu, 400 Personel Brimob NTT Kembali Dikirim ke Jakarta

Akibat kejadian ini korban dan keluarganya menderita lebam di wajah dan anggota tubuh lainnya. Beruntung korban dan keluarganya bisa menyelamatkan diri dan melaporkan kejadian ini di Polres Sikka.

Polisi pun langsung menuju ke lokasi kejadian dan mengamankan dua orang yang diduga sebagai pelaku, sementara seorang pelaku datang menyerahkan diri di Polres Sikka,

Hingga saat ini polisi sudah menahan 3 orang pelaku di Mapolres Sikka dan masih melakukan penyelidikan guna memburu pelaku lainnya guna mencari otak di balik aksi premanisme ini.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini