JAKARTA – Sejumlah anggota Komisi I DPR banyak menyoroti tentang kesejahteraan pajurit TNI dalam Rapat Kerja Komisi I DPR dengan Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan), Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terkait dengan evaluasi anggaran 2019. Bahkan, Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) ikut merasakan kesedihan kala membahas kesejahteraan prajurit TNI.
Menanggapi hal itu, Wamenhan Wahyu Sakti Trenggono juga mengaku prihatin atas fakta terkait kesejahreraan prajurit TNI. Namun, pihaknya tidak bisa berbuat banyak karena besarannya sudah ditentukan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
“Kesejahteraan prajurit, di Kemhan menjadi suatu keprihatinan, kita juga sedang mencari cara, karena ada ketentuanya, prajurit ditugaskan ke Papua, di Kementerian Keuangan sudah ada standardnya, kita mau lebihkan tidak mungkin karena sudah ada anggarannya,” kata Wamenhan menjawab pertanyaan sejumlah anggota Komisi I DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (2/9/2020).
Baca Juga: Uang Saku Prajurit TNI Ternyata Hanya Rp15.000
Saat ditanya lebih lanjut perihal kesejahteraan prajurit, Trenggono tidak bisa menjawab banyak karena banyak isu sensitif di dalamnya yang tidak mungkin ia buka dalam forum rapat terbuka ini.
“Karena rapat terbuka, saya tidak bisa menjawab secara terbuka karena menyangkut hal-hal yang sifatnya sensitif,” ujarnya.
Namun demikian, Trenggono merasakan keprihatinan yang sama dengan Komisi I DPR saat masuk menjadi Wamenhan mendampingi Prabowo Subianto, dan kondisi mengenai kesejahteraan prajurit TNI ini membuatnya menangis.