Turki Sebut Vonis Pengadilan Saudi Atas Pembunuhan Khashoggi Tidak Memuaskan

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 08 September 2020 12:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 08 18 2274342 turki-sebut-vonis-pengadilan-saudi-atas-pembunuhan-khashoggi-tidak-memuaskan-rdEZXryzVo.jpg Foto: EPA-EFE.

ISTANBUL – Turki mengatakan, putusan pengadilan Arab Saudi dalam persidangan pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi dirasa tidak memuaskan. Direktur komunikasi kepresidenan Turki mengatakan, putusan itu menimbulkan keraguan pada kredibilitas proses hukum Saudi dan mendesak otoritas Kerajaan untuk bekerja sama dengan penyelidik Ankara.

“Kami masih belum tahu apa yang terjadi pada tubuh Khashoggi, siapa yang menginginkannya mati, atau apakah ada kolaborator lokal, yang menimbulkan keraguan atas kredibilitas proses hukum di KSA,” kata Fahrettin Altun dalam pernyataan di Twitter pada Senin (7/9/2020), merujuk pada nama resmi Arab Saudi.

BACA JUGA: Arab Saudi Vonis 8 Orang Atas Pembunuhan Jamal Khashoggi

Sebagaimana diberitakan, pengadilan Arab Saudi menjatuhkan vonis penjara antara tujuh hingga 20 tahun terhadap delapan orang atas pembunuhan Khashoggi. Berdasarkan laporan media, lima orang dijatuhi hukuman penjara 20 tahun, satu orang dijatuhi hukuman 10 tahun dan dua orang dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara atas pembunuhan tersebut.

Khashoggi, seorang kritikus Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman, terakhir terlihat di konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018, di mana dia pergi untuk mendapatkan dokumen untuk melangsungkan pernikahannya. Tubuhnya dilaporkan dipotong-potong dan dipindahkan dari gedung konsulat, dan hingga kini jenazahnya belum ditemukan.

BACA JUGA: Turki Dakwa 20 Orang Atas Pembunuhan Jurnalis Jamal Khashoggi

Keluarga Khashoggi telah memaafkan para pelaku pembunuhan, sehingga menghindarkan mereka dari vonis mati.

Meski keluarga Khashoggi menyatakan puas dengan putusan pengadilan, pihak Turki, di mana Khashoggi dibunuh, dan Hatice Cengiz, tunangan Khashoggi, mengatakan putusan tidak adil.

Pada Juli, Turki telah melangsungkan persidangannya sendiri terhadap para tersangka, menjatuhkan vonis terhadap 20 terdakwa, termasuk seorang anggota Pengawal Kerajaan Arab Saudi.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini