TALAUD – Sebanyak 27 rumah dan 4 tempat ibadah di Kabupaten Kepulauan Talaud Rusak akibat gempa bumi yang mengguncang Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Rabu (9/9/2020).
Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud Moktar Arunde Parapaga saat dikonfirmasi membenarkan telah terjadi kerusakan di tiga kecamatan akibat gempa tersebut.
"11 rumah dan 2 tempat ibadah di Kecamatan Beo rusak ringan serta satu orang mendapat jahitan di kepala akibat terkena reruntuhan bangunan," ujar Wakil Bupati Talaud, Moktar A Parapaga.
Di Kecamatan Rainis, 8 rumah dan 1 tempat ibadah rusak ringan serta satu orang mengalami patah tangan dan kaki.
Sementara di Kecamatan Pulutan, 8 rumah serta satu tempat ibadah juga rusak ringan.
"Besok pagi tim akan turun lokasi untuk menghitung kerugian dan membawa santunan bahan makanan bagi warga," kata Parapaga.
Saat ini, menurut Parapaga, pihak pemerintah sudah memberikan bantuan sehari-hari dan membantu pengaturan tempat tinggal untuk para korban.
"Untuk sementara para korban mengungsi ke keluarga mereka yang lain," tutur Parapaga.
Sebagaimana diketahui, gempa bumi tektonik empat kali mengguncang Melonguane, Sulut sekira pukul 14.18 Wita. Terakhir hasil analisis BMKG menunjukkan gempa memiliki parameter update dengan magnitudo 5,7.
Episenter gempa terletak pada koordinat 4,08 Lintang Utara dan 126,74 Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 11 km arah Timur Laut Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara pada kedalaman 74 km.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.