Polisi Bekuk Pencuri yang Kerap Menyasar Mobil di Rest Area Tol Ungaran

Taufik Budi, Okezone · Rabu 16 September 2020 14:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 16 512 2278706 polisi-bekuk-pencuri-yang-kerap-menyasar-mobil-di-rest-area-tol-ungaran-oMFlnb0atK.jpg Polda Jateng rilis kasus pencurian yang terjadi di Rest Area Tol Ungaran. Foto: Taufik Budi

SEMARANG - Komplotan pelaku pencurian kerap menyasar di rest area KM 429 Tol Semarang-Solo, Jawa Tengah. Mereka saling berbagi peran untuk mengecoh korban dan membobol kaca mobil untuk menguras barang-barang berharga di dalamnya.

Komplotan itu terdiri tiga pelaku di antaranya AT (37) warga Desa Pinggan RT 3/1 Kelurahan Pinggan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, KSM alias (41), warga Bojong Rawalumbu RT 6/1 Kelurahan Bojong Rawalumbu Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, dan MNS (31) warga Kp Rawa Roko RT 2/41, Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi.

Sementara korbannya adalah Purwanto (44), warga Balong RT 1/1 Desa Ngarjosari Kecamatan Tirtomoyo Kabupaten Wonogiri.

Terbongkarnya kasus itu bermula pada Jumat 28 Agustus 2020 sekira pukul 03.40 WIB. Korban yang melaju dari arah Surakarta berhenti dan istirahat di dalam mobil bernopol AD-8574-OG untuk menunggu waktu sholat Subuh di depan Masjid Nurul Iman, Kelurahan Kaliancar, Kecamatan Selogiri.

"Namun korban tertidur sebentar dan setelah bangun, tas warna hitam miliknya yang berisi sebuah handphone, dompet yang berisi SIM A dan uang sebanyak Rp50.000 yang di simpan di lantai depan mobil sebelah kiri sudah tidak ada," kata Dirreskrimum Polda Jateng Kombes Pol Wihastono Yoga Pranoto, Rabu (16/9/2020).

"Korban sempat minta tolong kepada jemaah sholat Subuh untuk menghubungi handphone miliknya, ternyata sudah tidak aktif. Atas kejadian pencurian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp2 juta, selanjutnya korban melapor ke Polsek Selogiri," imbuh dia.

Polisi bergerak cepat untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Berdasarkan bukti-bukti dan keterangan saksi, polisi mencurigai tiga pelaku sebagai aktor yang melakukan pencurian tersebut.

"Setelah diamankan dan diinterogasi kelompok tersebut mengaku melakukan pencurian di beberapa TKP," lugas dia.

Komplotan itu kerap beraksi di Rest Area KM 429 Ungaran. Tercatat sedikitnya tiga kali kasus pencurian yang dilakukan di tempat tersebut.

Baca Juga: Pelaku Pecah Kaca Mobil Beraksi di Dekat Polsek, Polisi: Rp259 Juta Hilang

"Pertama pada 16 Juli 2020 dengan sasaran mobil Honda City warna putih. Yang ikut serta dalam pencurian tersebut, Agung berperan sebagai eksekutor, Kusmantoro dan Mansur sebagai sopir," terangnya.

"Kedua, pada 23 Juli 2020 dengan sasaran mobil Honda CRV warna putih. Yang ikut serta dalam pencurian tersebut Agung sebagai eksekutor, Slamet memantau, dan Sahid menyetir mobil," ungkap dia.

Baca Juga: Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil di Kemang, Uang Ratusan Juta Raib

"Ketiga, pada sekira tahun 2019 dengan sasaran Honda Freed. Yang ikut serta dalam pencurian tersebut Agung peran sebagai eksekutor dan Kusmantoro sebagai sopir," tuturnya.

Selain itu mereka juga beraksi di jalan-jalan raya wilayah hukum Polres Semarang. Di antaranya beraksi di Argo Cempoko pada 2019 dengan sasaran Honda Mobilio. Ikut serta dalam pencurian tersebut Agung sebagai sopir dan Hasan sebagai eksekutor.

"Sekira tahun 2019 dengan sasaran Honda Brio. Yang ikut serta dalam pencurian tersebut Agung sebagai sopir dan Hasan sebagai eksekutor," tandasnya.

Dari tangan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti yakni mobil Suzuki Ertiga bernopol B 1904 TYN, 4 kunci buatan pembuka gembok, 2 kunci T untuk membuka pintu mobil dan pemecah kaca. Mereka dijerat Pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara 7 tahun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini