BACA JUGA: UEA dan Bahrain Resmi Akui Israel, Trump: 6 Negara Lain Segera Menyusul
"Kami memiliki banyak negara lain yang akan bergabung dengan kami, dan mereka akan segera bergabung dengan kami," kata Trump beberapa jam setelah penandatanganan perjanjian.
Salah satu negara itu, menurut Trump, adalah Arab Saudi. Kepada wartawan, Trump mengatakan bahwa Kerajaan akan menyepakati perjanjian dengan Israel pada "waktu yang tepat".
Secara tradisional, Arab Saudi bersikap menolak langkah untuk menormalisasi hubungan dengan Israel sampai Negara Zionis itu menyetujui pembentukan negara Palestina merdeka.
Pada 2002, mendiang Raja Abdullah menawarkan normalisasi penuh kepada Israel sebagai imbalan atas kenegaraan Palestina dalam sebuah kesepakatan yang dikenal sebagai Prakarsa Perdamaian Arab.Namun, tawaran perdamaian tersebut tidak pernah diterima oleh Israel.
(Rahman Asmardika)