Bupati Semarang Pasrah Setelah Dipecat PDIP

Agregasi Sindonews.com, · Jum'at 02 Oktober 2020 20:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 02 512 2287586 bupati-semarang-pasrah-setelah-dipecat-pdip-s2GqqWZrxl.jpg Bupati Semarang Mundjirin (Foto : Sindonews.com)

SEMARANG - Bupati Semarang Mundjirin mengaku pasrah dan tidak akan menempuh jalur hukum atas keputusan DPP PDI Perjuangan yang memecat dirinya dari keanggotaan partai.

"Pasrah saja, ketentuan partai begitu kok. Kan sudah dinyatakan pelanggaran berat," kata Mundjirin, Jumat (2/10/2020).

Mundjirin menyatakan, pihaknya tidak berencana melakukan gugatan dalam bentuk apapun. "Saya ikhlas," ucapnya.

Terkait pencalonan istrinya Bintang Narsasi sebagai calon Bupati Semarang berpasangan dengan Gunawan, Mundjirin menilai hal itu persoalan yang berbeda.

"Anak saya dinilai ikut-ikutan ibunya ya sudah. Kita sebagai orang tua tidak tahu," ujarnya.

Baca Juga : Wapres Ma'ruf Amin Tak Persoalkan Kolase Foto 'Kakek Sugiono'

PDI Perjuangan memberikan rekomendasi kepada Ngesti Nugraha-Basari (Ngebas) untuk melaju ke Pilkada 2020. Namun, Mundjirin justru mengizinkan istrinya, Bintang Narsasi, maju sebagai bakal calon Bupati Semarang lewat partai lain, yang berpasangan dengan Sekda Kabupaten Semarang, Gunawan Wibisono.

“Bu Mundjirin (Bintang Narsasi) itu istrinya Pak Mundjirin dan itu ibunya Awang (Biena Munawa Hatta), jadi jelas alasannya (pemecatan),” kata Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening, Kamis 1 Oktober 2020.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini