Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Diduga Dianiaya Senior, 3 Santri Melapor ke Polisi

Hambali , Jurnalis-Selasa, 13 Oktober 2020 |00:01 WIB
 Diduga Dianiaya Senior, 3 Santri Melapor ke Polisi
Foto: Illustrasi Shutterstock
A
A
A

TANGSEL - Akibat penganiayaan oleh para seniornya, 3 siswa Madrasah Aliyah (MA) Ummul Qura, Jalan Pondok Cabe Ilir Raya, RT 01, RW 04, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), mengaku trauma berat.

Korban masing-masing berinisial FJ, RF, dan BA. Ketiganya mengalami luka memar dan lebam di bagian punggung, kepala, serta tangan. Karena kondisi psikologi tertekan, akhirnya pihak keluarga memilih memindahkan para putranya itu ke sekolah lain.

Salah satu orang tua korban berinisial, Ta, mengaku tak tega melihat kondisi mental putranya sepulang dari MA Ummul Qura. Di mana lebih banyak mengurung diri dan tak ingin kembali ke tempat sekolahnya semula.

"Trauma berat pak, itu waktu pulang dari sana kondisinya udah kayak ayam "pelo". Saya sebagai bapaknya itu nggak tega lihat begitu, makanya saya sekarang termasuk orang tua dari korban yang lain juga mau cari pindahan sekolah," tutur Ta, ayah dari siswa FJ, kepada Okezone, Senin (12/10/2020).

 Baca juga:

Gara-Gara Kentut, Pasutri Dianiaya dengan Sajam

 Cemburu Buta, Pria Ini Pukuli Kekasihnya hingga Bonyok   

2 Siswa Tewas saat MOS, Senior SMA Jadi Tersangka

Dijelaskan Ta, kekerasan yang dialami putranya oleh para senior bukan pertama kali terjadi. Namun saat ini, praktik itu dianggap telah melampaui batas hingga membuat santri kabur melarikan diri pulang ke rumah orang tua.

"Kita kan mau didik anak-anak kita buat jadi orang bener. Kalau sekarang kondisinya begini, siapa yang tega lihatnya coba? bukan sekali ini doang, kenapa kita laporin karena udah keseringan, dan ini puncaknya," ungkapnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement