Lupa Lepas Masker Saat Masuk Kandang, Pawang Tewas Diganyang Beruang

Rahman Asmardika, Okezone · Sabtu 17 Oktober 2020 14:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 17 18 2295181 lupa-lepas-masker-saat-masuk-kandang-pawang-tewas-diganyang-beruang-7ERPhNxpDQ.jpg Yasha dan pelatihnya yang lain, Alexander Alexandros. (Foto: The Great Moscow Circus)

MOSKOW - Seekor beruang mengganyang seorang pelatih sirkus hingga tewas karena "lupa melepas masker wajahnya" sebelum memasuki kandang hewan itu.

Sumber di Great Moscow State Circus mengatakan beruang bernama Yasha itu menyerang Valentine Bulich, (28), ketika tidak mengenali pelatihnya tersebut. Yasha mengoyak pria malang itu dengan merobek kulit kepalanya dan mencakar tubuhnya dalam insiden mengerikan tersebut.

Bulich ditarik keluar dari kandang oleh pekerja sirkus lain, tetapi segera dinyatakan meninggal di rumah sakit.

BACA JUGA: Hebat, Nenek 82 Tahun Menang Duel Lawan Beruang

Awalnya, Bulich diklaim masuk kandang untuk melatih keterampilan menjinakkannya, tetapi kemudian diketahui dia masuk untuk pembersihan rutin.

“Valentine masuk sendirian - beruang ini mengenalnya dengan baik. Dia lupa melepas topeng Covid-nya," kata seorang sumber kepada media BAZA, sebagaimana dilansir The Sun.

“Dia memasuki kandang dengan masker, dan beruang itu tidak mengenalinya. Dia berpaling dari beruang dengan punggungnya, dan dia segera menyerangnya,” tambah sumber itu.

Menurut sumber itu, masuk ke kandang adalah "pelanggaran aturan keselamatan" tapi itu adalah "norma di sirkus".

“Ini sangat sulit bagi kami. Semuanya terjadi dengan sangat cepat dan tidak terduga,” kata Tatyana Zapashnaya, seorang pejabat senior sirkus.

Yasha juga dikenal karena aksinya di luar sirkus, di mana ia sering mendekati manusia.

Pada Agustus, ia memberikan "penyemangat singkat" pra-pertandingan kepada tim sepak bola di Moskow.

Dua tahun lalu, dia difoto sedang mendorong seorang pekerja sirkus yang terluka di kursi roda setelah dia keluar dari rumah sakit. Beruang itu juga terlihat menjilati wajahnya.

Dia telah mengunci pintu dari dalam seperti yang selalu dilakukannya untuk mencegah beruang itu kabur.

BACA JUGA: Sempat Lepas ke Kebun Warga, Kondisi 2 Beruang Madu Sudah Normal

Ibu Bulich yang sangat sedih, Elena, (52), mengatakan bahwa putranya telah "melebih-lebihkan" kemampuannya dalam menangani beruang.

Sementara Irina Novozhilova dari kelompok hak asasi hewan VITA mengatakan bahwa “tidak ada kondisi sirkus yang manusiawi karena satu alasan sederhana. Pelatihan berjalan seiring dengan kekejaman.

“Sirkus selalu kejam di luar batas. Dan sirkus dengan binatang harus dilarang," ujarnya.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini