Gempa Mamuju Tewaskan Seorang Ibu Hamil, Begini Kronologinya

Abdul Jalal, iNews · Rabu 28 Oktober 2020 13:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 28 340 2300775 gempa-mamuju-tewaskan-seorang-ibu-hamil-begini-kronologinya-R5y3XK365U.jpg Ibu Hamil tewas akibat gempa Mamuju. Foto: Abdul Jalal

MAMJUJU – Meski tak berpotensi menimbulkan tsunami, yang mengguncang Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), ternyata memakan korban jiwa, Rabu (28/10/2020).

Seorang ibu yang sedang hamil tua di Desa Bunde, Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju, Lisnawati, tewas usai terpeleset akibat panik saat gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,4 mengguncang.

Menurut keterangan suaminya Budirmanto, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.30 Wita. Saat gempa bumi, korban yang panik karena guncangan yang sangat terasa, langsung keluar rumah melalui pintu dapur di bagian belakang rumah.

Saat berusaha menyelamatkan diri, korban yang hamil sembilan bulan tersebut berusaha membuka kunci dapur. Namun saat bersamaan, kondisi listrik padam sehingga korban tidak bisa melihat karena kondisi gelap gulita.

Meski demikian, korban tetap berusaha keluar melalui pintu dapur. Setelah berhasil keluar, korban yang masih panik malah jatuh terpeleset di pintu dapur. Korban yang sudah tergeletak di lantai sempat berteriak meminta tolong.

Baca Juga: Gempa Magnitudo 5 Guncang Mamuju, Tak Berpotensi Tsunami

Suami korban sempat membawanya ke puskesmas terdekat, namun nyawa korban beserta anaknya yang masih dalam kandungan tidak bisa diselamatkan.

“Pas gempa, dia teriak histeris, pas mati lampu itu. Saya lihat dia tergeletak. Sempat kami kasih minum dan kami bawa ke puskemas. Dicek, sudah tidak bisa diselamatkan. Padahal dia tinggal tunggu harinya melahirkan,” kata suami korban, Budirmanto.

Korban yang meninggalkan dua orang anak ini rencananya dimakamkan di permakaman umum di Desa Bunde.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini