Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Di Negara Ini, Ribuan Bus Pariwisata Berdebu, Tak Terurus Bagaikan "Kuburan"

Susi Susanti , Jurnalis-Jum'at, 20 November 2020 |16:52 WIB
Di Negara Ini, Ribuan Bus Pariwisata Berdebu, Tak Terurus Bagaikan
Foto: Reuters
A
A
A

Hong Kong diketahui menjadi kota wisata terkemuka di dunia tahun lalu dengan sekitar 56 juta pengunjung.

Sektor ini menyumbang sekitar 5% dari PDB Hong Kong, tetapi jumlahnya terus turun 96% hingga 99% tahun-ke-tahun setiap bulan sejak Februari lalu. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan bagi sekitar 260.000 orang yang langsung bekerja di sektor ini.

Freddy Yip adalah salah satunya. Yip yang menjabat sebagai Presiden Asosiasi Pemilik Agen Perjalanan Hong Kong mengatakan begitu subsidi gaji pemerintah berakhir pada November, bisnisnya bisa runtuh.

“Perusahaan saya, seperti perusahaan lain, tentunya mencari subsidi dari pemerintah. Begitu subsidi pemerintah berhenti, kami perlu memangkas semua biaya, pertahankan sekecil mungkin,” ujarnya, Reuters.

Program subsidi upah pertama kali diperkenalkan pada Juni lalu dan membantu sekitar dua juta karyawan di semua jenis industri. Sayangnya, pemerintah tidak akan melanjutkan skema ini karena dianggap menelan terlalu banyak biaya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement