Indonesia-Prancis Negosiasi Pembelian 48 Jet Tempur Rafale, Diharapkan Selesai Akhir 2020

INews.id, · Jum'at 04 Desember 2020 18:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 04 18 2321868 indonesia-prancis-negosiasi-pembelian-48-jet-tempur-rafale-diharapkan-selesai-akhir-2020-86oyzsmqSp.jpg Jet tempur Rafale. (Foto: Reuters)

PARIS - Prancis dan Indonesia telah memulai negosiasi pembelian 48 jet tempur Rafale. Kesepakatan diharapkan dapat tercapai dalam waktu dekat.

Media daring Prancis, La Tribune.fr, melaporkan proses negosiasi telah berlangsung sejak Kamis (3/12/2020) waktu setempat. Laporan tersebut berdasarkan informasi dari berbagai sumber internal Kementerian Pertahanan (Kemhan) Prancis.

Berdasarkan informasi sumber, Indonesia ingin mencapai kesepakatan sebelum akhir tahun. Akan tetapi, Prancis meminta waktu luang untuk menyempurnakan detail kesepakatan.

BACA JUGA: Bertemu Menhan Prancis di Paris, Ini yang Dibahas Menhan Prabowo

Menteri Pertahanan Prancis, Florence Parly, mengonfirmasi laporan tersebut. Dia membenarkan proses negosiasi dengan Indonesia untuk pembelian 48 jet Rafale tengah berlangsung.

"Jika pesanan ini berhasil...itu berarti 7.000 pekerjaan selama 18 bulan. Itu sangat besar," kata Parly kepada BFM TV, yang dikutip Reuters, Jumat (4/12/2020).

Sebelumnya, Indonesia terancam sanksi dari Amerika Serikat melalui undang-undang Countering America's Adversaries Through Sanctions Act (CAATSA) setelah diketahui dalam proses pembelian beberapa jet tempur Sukhoi Su-35 Rusia.

BACA JUGA: Prabowo dan Menhan AS Bahas Kerja Sama Militer Semasa Pandemi Covid-19

Tak lama kemudian, Menteri Pertahanan (Menhan) Indonesia, Prabowo Subianto dalam kunjungannya ke Washington pada November lalu sempat menyampaikan niatannya membeli jet tempur siluman F-35 buatan AS. Namun, Washington menolak dengan pertimbangan Indonesia belum memenuhi syarat kelayakan untuk memiliki pesawat tempur canggih generasi kelima.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini