Sepasang Kekasih Berbagi Tugas Gadaikan 6 Mobil Rental

Priyo Setyawan, Koran SI · Sabtu 02 Januari 2021 14:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 02 510 2337696 sepasang-kekasih-berbagi-tugas-gadaikan-6-mobil-rental-YSKjPlwe3E.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

SLEMAN - Sepasang kekasih HS (33) dan TY (27) warga Kebumen, Jawa Tengah ini ditangklap Polsek Ngaglik, Sleman, setelah menggelapkan mobil rental. Mereka berbagi peran, salah satu pelaku menyewa mobil rental sementara lainnya menggadaikan di daerah Kebumen.

Atas perbuatannya tersebut, HS dan TY yang merupakan sepasang kekasih sekarang harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Ngaglik, Sleman. Kanit Reksrim Polsek Ngaglik, Sleman, Iptu Budi Karyanto mengatakan, terungkapnya kasus ini berawal dari laporan pemilik rental mobil di Tegal Jongkang Sariharjo, Ngaglik, Sleman, 31 Mei 2020.

Korban melaporkan HS dan TY yang merental mobil AB 1589 EJ di Tegal Jongkang, Sariharjo, Ngaglik, Sleman selama satu bulan dengan biaya Rp9 juta. Namun setelah jatuh tempo tidak dikembalikan. Bahkan saat menghubungi nomor teleponnya tidak aktif.

Petugas menindaklanjuti laporan itu, dengan melakukan penyelidikan. Di antaranya dengan meminta keterangan pelapor dan mengumpulkan data yang berhubungan dengan perkara tersebut.

Dari informasi yang terkumpul, petugas berhasil mengetahui keberadaan mobil dan kedua orang tersebut. Mobil digadaikan di daerah Puring, Kebumen. Sedangkan pelaku di Buayan, Kebumen. “Kami kemudian menangkap keduanya, di Buayan, Kebumen, Selasa (29/12/2020) dan membawanya ke Polsek Ngaglik,” kata Budi Karyanto, Sabtu (2/1/2020).

Baca Juga : Penyintas Covid-19 Ternyata Masih Perlu Divaksin

Dari peneriksan mereka bukan hanya sekali ini mengadaikan mobil rental. Sebelumnya juga sudah mengadaikan lima mobil rental yang disewanya. Masing-masing dua mobil rental di Gamping dan Bantul sert satu mobil di Pejagoan, Kebumen. Sehingga dengan tambahan kasus di Ngaglik, total sudah mengadikan enam mobil rental.

“Kedua pelaku ini saling berbagi peran, TY yang menyewa mobil, sedangkan HS yang mengadaikan mobil ke Kebumen. Uangnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk digunakan untuk ke salon,” ujarnya.

Petugas masih mengembangkan kasus ini, apakah masih ada lokasi kejahatan lain. Kedua pelaku dijerat Pasal 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini