Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Air Laut Masuk ke Pusat Perbelanjaan di Manado, BMKG: Kecepatan Angin 60 Km per Jam

Antara , Jurnalis-Senin, 18 Januari 2021 |07:34 WIB
 Air Laut Masuk ke Pusat Perbelanjaan di Manado, BMKG: Kecepatan Angin 60 Km per Jam
Foto: Illustrasi Shutterstock
A
A
A

MANADO - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan angin kencang yang terjadi di wilayah Sulawesi Utara (Sulut) memicu tinggi muka air laut penyebab banjir rob kawasan bisnis di Kota Manado, Minggu 17 Januari 2021.

"Berdasarkan data normal gelombang untuk bulan Desember, Januari dan Februari, rerata tinggi gelombang signifikan berkisar antara 1,25 - 2,50 meter," kata Koordinator Operasional Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Ben Arther Molle di Manado.

Baca juga:  33 Kelurahan di Manado Terdampak Banjir, 6 Tewas 

Kondisi angin, kata dia, memang puncaknya pada hari ini berkisar antara 15-30 knot atau sekitar 30-60 kilometer per jam.

Sampai beberapa hari ke depan masih berpotensi terjadinya angin kencang tapi intensitas tidak sekuat hari ini, reratanya berkisar 10-20 knot.

"Tinggi gelombangnya berangsur-angsur turun mulai esok hari," ujarnya.

Baca juga:  9 Kecamatan di Manado Diterjang Banjir dan Longsor, 6 Orang Tewas 

Ben menambahkan, naiknya air laut ke daratan di kawasan bisnis Manado Town Square dan Kawasan Megamas karena akumulasi dari tinggi gelombang, angin kencang serta topografi kawasan tersebut yang tergolong rendah.

"Di kawasan itu juga ada reklamasi, topografi rendah dan tidak ada mangrove atau bakau. Hal seperti ini (banjir rob) akan terjadi di kawasan ini apabila terjadi angin kencang dengan tinggi gelombang signifikan," ujarnya.

BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi berlaku mulai tanggal 17-19 Januari 2021.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement