Terbukti Money Laundering, Mantan Kepala Bank Vatikan Dipenjara 9 Tahun

Susi Susanti, Koran SI · Senin 25 Januari 2021 07:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 25 18 2350119 terbukti-money-laundering-mantan-kepala-bank-vatikan-dipenjara-9-tahun-8WZUUsaedD.jpg Foto: CNN

VATIKAN - Mantan kepala bank Vatikan dinyatakan bersalah melakukan pencucian dan penggelapan uang dan dihukum hampir 9 tahun penjara.

Angelo Caloia, 81, dijatuhi hukuman delapan tahun, 11 bulan penjara. Dia menjadi pejabat tertinggi Vatikan yang dihukum karena kejahatan keuangan. Pengacaranya mengajukan banding atas hukumannya.

Caloia adalah presiden bank yang dikenal sebagai Institute of Works of Religion (IOR) dari tahun 1989 hingga 2009. Dia dan dua pengacara yang menjadi konsultan bank tersebut dituduh menggelapkan uang saat mengelola penjualan real estate Italia milik IOR antara 2001-2008.

(Baca juga: FBI Tuduh Veteran Angkatan Darat Jadi Dalang Kerusuhan Capitol)

Dikutip CNN, pengadilan Vatikan juga menghukum kedua pengacara tersebut. Gabriele Liuzzo, 97, menerima hukuman yang sama dengan Caloia. Putra Liuzzo, Lamberto Liuzzo, 55, dijatuhi hukuman lima tahun, dua bulan.

Menurut siaran pers dari Vatikan, mereka juga harus membayar denda dan dilarang dari jabatan publik untuk selamanya.

(Baca juga: Biden Hadiri Misa Pertamanya Bersama Anak dan Cucu)

Ketiganya membantah melakukan kesalahan selama persidangan, yang dimulai pada 2018 lalu.

Diketahui, Bank Vatikan telah lama diguncang skandal keuangan.

Pada September 2020, Giovanni Angelo Becciu, salah satu kardinal Vatikan yang kuat, mengundurkan diri dari jabatannya di tengah skandal keuangan.

Pada saat itu Becciu mengatakan dia dituduh melakukan penggelapan dan menyatakan tidak bersalah dalam konferensi pers setelah secara efektif dipecat oleh Paus Fransiskus.

Pada 2013, Paus Fransiskus membentuk komite ahli untuk merekomendasikan reformasi struktur ekonomi dan administrasi Holy See untuk mengatasi masalah tersebut.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini