2 Orang Tewas Tertimbun Longsor saat Menambang Emas

Era Neizma Wedya, iNews · Kamis 28 Januari 2021 21:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 28 340 2352643 2-orang-tewas-tertimbun-longsong-saat-menambang-emas-mlw0G14tEL.jpg Salah satu penambang emas yang tertimbun longsor (Foto : Istimewa)

MURATARA - Hendri (27) dan Suharto (35) dua warga Desa karang Anyar, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara, hilang tertimbun longsor akibat terjebak di kedalaman 25 meter saat berburu emas di Sungai Sipa, Desa Lubuk Bedorong, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi.

Kejadian tersebut menimpa kedua korban terjadi pada Rabu 27 Januari 2021, sekira pukul 02.00 WIB. Keduanya diketahui berburu butiran emas atau batu oren di Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Jambi.

Menurut Sukur infonya kedua korban sedang mencari emas dengan cara melubang, dan semalam hujan deras sehingga lubang yang mereka gali mengalami longsor, yang menyebabkan keduanya tertimbun.

Dijelaskan Sukur, proses evakuasi itu cukup sulit, karena timbunan tanah menutupi seluruh lubang galian. Warga menduga, tidak hanya ada satu lubang di dalam galian itu, sehingga menyulitkan proses pencarian. Banyak masyarakat dari Desa Karang Anyar berupaya mendatangi lokasi kejadian di wilayah Limun, Kabupaten Sarolangun, Jambi, untuk membantu proses pencarian korban.

Pihak keluarga sudah menyiapkan mobil ambulans khusus untuk mengevakuasi.

Sementara itu Camat Rupit Denny Andri mengaku belum mendapatkan informasi jelas mengenai kejadian itu. Dia mengaku baru tahu informasi setelah dikonfirmasi para awak media.

Sedangkan Kepala Desa Karang Anyar, Amir membenarkan ada dua warganya yang tertimbun dalam lobang galian emas di Sarolangun Jambi. "Iya benar, duanya sudah ditemukan, dan sudah dimakamkan tadi," kata Amir.

Ditambahkan Amir, banyak warga dari Desa Karang Anyar datang ke lokasi kejadian untuk membantu evakuasi korban. Proses evakuasi cukup lama karena harus menyedot air yang sudah memenuhi lubang tersebut.

Baca Juga : Pemuda Tewas di Tengah Jalan Gegerkan Warga Tanjungsari

“Alhamdulillah korban berhasil ditemukan dengan cara airnya disedot, korban langsung dijemput pakai ambulan dari desa kami," kata Amir.

Ia mengaku warganya banyak yang mencari nafkah di lokasi tambang emas ilegal tersebut. "Iya memang banyak warga kami mencari nafkah di sana, karena di sini mereka tidak ada pekerjaan," pungkas Amir.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini