Prostitusi Online Terbongkar, Anak di Bawah Umur "Dijual" Pakai Aplikasi Chat

Demon Fajri, Okezone · Senin 01 Februari 2021 17:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 01 340 2354604 prostitusi-online-terbongkar-anak-di-bawah-umur-dijual-pakai-aplikasi-chat-UCNEyQU43O.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

BENGKULU - Jajaran Polres Rejang Lebong, Polda Bengkulu, mengamankan satu tersangka dan dua pelaku anak di bawah umur terkait prostitusi online. Ketiganya diduga terlibat prostitusi online dengan menggunakan salah satu aplikasi chat.

Ketiga perempuan itu berinisial NS (17) dan AO (17) dan TR (36) warga Kabupaten Rejang Lebong. Ketiganya diduga menawarkan anak di bawah umur di daerah tersebut kepada pria hidung belang.

Dari tawaran tersebut ketiga mendapatkan uang Rp50 ribu hingga Rp150 ribu untuk satu kali pertemuan. Dugaan prostitusi online itu diduga sudah dilakukan satu tersangka dan dua pelaku anak, sejak tahun 2020 hingga akhir Januari 2021.

Baca Juga:  Gerebek Tempat Prostitusi Online, Polisi Tangkap 22 Pria dan Wanita

Perbuatan itu terungkap setelah salah satu ibu korban melihat isi percakapan chat anaknya. Di mana, dalam percakapan di salah satu platform chat anaknya diduga menjadi korban prostitusi online satu tersangka dan dua pelaku anak kepada pria hidung belang. Tidak terima atas perbuatan mereka, ibu korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Rejang Lebong.

Kapolres Rejang Lebong, AKBP Puji Prayitno melalui Kasat Reskrim, Polres Rejang Lebong, AKP. Muzrin Musni memgatakan, satu tersangka berinisial TR menyediakan tempat atau rumah kontrakannya dan salah satu hotel sebagai tempat untuk berbuat hal tidak senonoh.

"Satu tersangka dan dua pelaku anak menawarkan anak di bawah umur kepada pria hidung belang melalui aplikasi chat. Rata-rata yang ditawarkan masih di bawah umur atau masih berusia 14 tahun hingga 17 tahun," kata Muzrin, saat dikonfirmasi, Senin (1/2/2021).

Hasil penyidikan sementara, kata Muzrin, korban dugaan prostitusi online sebanyak 4 orang. Di mana 4 korban itu masih di bawah umur dengan usia 14 tahun hingga 17 tahun.

Baca Juga:  Polda Jatim Tangkap Mahasiswa yang Tawarkan Prostitusi Online Anak di Bawah Umur

Dari tangan mereka polisi berhasil mengamankan barang bukti, berupa satu lembar baju lengan panjang, satu lembar celana panjang, screenshot percakapan chat, dan handphone.

Mereka, lanjut Muzrin, dikenakan Pasal 78i Jo Pasal 88 UU Nomor 36 Tahun 2014, tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002, tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman 10 tahun penjara.

"Hasil penyidikan sementara korban sebanyak 4 orang. Korban masih berumur 14 hingga 17 tahun," pungkas Muzrin.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini