JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendadak menghebohkan publik. Dalam konferensi persnya, ia menuding adanya menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang hendak melakukan kudeta dengan melengserkannya dari jabatan ketua umum Partai Demokrat.
"Kami memandang perlu dan penting untuk memberikan penjelasan tentang duduk perkara yang sebenarnya yaitu, tentang adanya gerakan politik yang mengarah kepada upaya pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat secara paksa yang tentu mengancam eksistensi dan kedaulatan Partai Demokrat," kata AHY di Taman Politik Wisma Proklamasi DPP Partai Demokrat, Jakarta, Senin 1 Februari 2021.
Baca Juga: Partai Demokrat Diterpa Isu Kudeta, Ini Kata Wali Kota Malang
Putra pertama Presiden RI ke-6 ini menjelaskan, gerakan ini melibatkan pejabat penting di pemerintahan yang secara fungsional berada di lingkaran kekuasaan terdekat dengan Presiden Jokowi. "Lebih lanjut, gerakan ini juga mendapatkan dukungnan dari sejumlah menteri dan pejabat di lingkaran pemerintahan Presiden Jokowi," beber AHY.
Namun, sambung AHY, pihaknya tidak mudah percaya dan mengedepankan asas praduga tak bersalah atau presumption of innocent atas permasalahan ini. Sehingga, ia menyurati langsung Presiden Jokowi pada pagi ini guna mengklarifikasi langsung kabar ini.
"Karena itu, tadi pagi, saya mengirimkan surat secara resmi kepada yang terhormat bapak presiden Jokowi untuk mendapatkan konfirmasi dan klarifikasi dari beliau terkait kebenaran berita yang kami dapatkan ini," ungkap AHY.
Baca Juga: Demokrat: Politik Belah Bambu jika Tak Diakhiri Bisa Timpa Parpol Lain
Sebelum terjun ke dunia politik, suami Annisa Pohan itu dikenal sebagai prajurit TNI AD dengan pangkat terakhir Mayor. Dia juga pernah maju di Pilgub DKI pada 2016 lalu, namun keok pada putaran pertama pemilihan.
AHY merupakan peraih Adhi Makayasa di Akmil 2000. Seperti sang ayah, putra sulung mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu terus menorehkan prestasi akademik dalam setiap jenjang pendidikannya.
AHY mengenyam pendidikan di SMA Taruna Nusantara dan menjadi Ketua OSIS. Di sekolah itu, cucu dari Letnan Jenderal (Purn) Sarwo Edhie Wibowo itu juga memperoleh medali Garuda Trisakti Tarunatama Emas.