Penemuan Mayat Pria Bersimbah Darah Gegerkan Warga Pontianak

Uun Yuniar, iNews · Selasa 02 Februari 2021 18:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 02 340 2355305 penemuan-mayat-pria-bersimbah-darah-gegerkan-warga-pontianak-OOruMLEoRs.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

PONTIANAK - Penemuan mayat pria paruh baya di sebuah ruko di Pontianak, Kalimantan Barat mengegerkan warga Jalan Hijaz, Kecamatan Pontianak Selatan. Penemuan mayat tersebut terjadi pada Selasa (2/2/2021) siang.

Mayat ditemukan di dalam rumah di depan tangga dalam posisi terlentang dengan luka robek di bagian kepala yang mengeluarkan banyak darah.

Polisi yang tiba ke tempat kejadian di Jalan Hijaz, langsung memasang garis polisi dan mengamankan lokasi.

Baca Juga:   Jasad Pria dengan Kuku Berkutek Ditemukan Mengambang di Laut

Tim identifikasi Polresta Pontianak Kota langsung masuk ke dalam rumah toko dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Saat olah TKP, posisi tubuh pria bernama Ali yang berusia 77 tahun ini ditemukan di tangga dalam posisi terlentang, dan terdapat luka di bagian kepala. Bahkan, darah dari kepala korban juga bersimbah di lantai rumah.

Menurut saksi mata, mereka mengaku heran biasanya Ali sering keluar rumah untuk membeli makanan. Namun, dalam dua hari terakhir, Ali tidak tampak keluar rumah. Sehingga warga pun curiga, dan langsung membuka paksa pintu ruko berlantai tiga.

Alhasil, warga menemukan Ali sudah tak bernyawa di bawah tangga menuju lantai dua rumahnya. Baca Juga: Dosen Unhas Ditemukan Tewas di Rumahnya

Berdasarkan keterangan polisi, Ali tinggal di rumah seorang diri dan belum ditemukan tanda tanda kekerasan di tubuh korban. Namun, masih menunggu hasil visum identifikasi tim inafis Polresta Pontianak Kota.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kota AKP Rulli Robinson Polii menduga Ali meninggal sudah dalam dua hari berdasarkan hasil visum luar. Dengan protokol kesehatan, jasad pelaku langsung dibawa ke yayasan pemakaman untuk langsung dikebumika.

Hal ini lantaran pihak keluarga enggan dilakukan proses autopsi. Sementara polisi masih mencari penyebab pasti peristiwa ini, apakah meningal karena penganiayaan atau tewas karena kecelakaan.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini