Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pasukan Perdamaian TNI Turunkan 18 Milisi Beserta 10 Senjata AK-47

Riezky Maulana , Jurnalis-Senin, 08 Februari 2021 |22:29 WIB
Pasukan Perdamaian TNI Turunkan 18 Milisi Beserta 10 Senjata AK-47
Pasukan perdamaian TNI turunkan 18 milisi bersenjata (Foto : TNI)
A
A
A

JAKARTA - Long Range Mission (LRM) Satgas Kontingen Garuda XXXIX-B Rapid Deployable Battalion (RDB) MONUSCO pimpinan Kapten Arm Heri Sulistyanto berhasil menurunkan 18 milisi kelompok MM Kabeke. Kelompok milisi pimpinan Mr. Kaya Lazimoto ini menyerahkan diri dan senjatanya sejumlah 10 pucuk AK-47, beberapa buah busur dan anak panah di desa Nsela, Kongo, Sabtu (6/2/2021).

Wakil Komandan Satgas RDB Mayor Inf Hadrianus Yossy S. Buanan menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras anggota Satgas yang berada di lapangan dalam menjalankan tugasnya sesuai mandat yang diberikan PBB kepada Satgas.

“Telah banyak ex-milisi yang menyerahkan diri namun masih ada diantara mereka yang tetap bertahan di hutan, mereka aktif melakukan perampokan dan pemerasan kepada masyarakat desa Nsela untuk bertahan hidup," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (8/2/2021).

Baca Juga : Ribuan Putra-Putri Papua Ikuti Pendidikan Bintara TNI

Baca Juga : TNI AL Latihan Perang Bareng Perancis di Selat Sunda

Lebih lanjut dia menuturkan bahwasanya kegiatan patroli terus dilakukan dengan cara persuasif. Tujuannya, kata dia, untuk mengambil simpati dan kepercayaan masyarakat setempat.

"Sampai saat ini Satgas RDB telah berhasil menurunkan 348 orang milisi, 144 pucuk senjata, busur panah 85, anak panah 97, granat 1, sangkur 1 dan amunisi 436 butir peluru," ucapnya.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement