Bawa Kabur Istri Orang, Pemuda Ini Tewas Misterius di Kebon Setelah Dipergoki Demit

Anang Agus Faisal, iNews · Senin 15 Februari 2021 13:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 15 519 2362262 bawa-kabur-istri-orang-pemuda-ini-tewas-misterius-di-kebon-setelah-dipergoki-demit-exM7WhSr1I.jpg Foto: MNC Media

TRENGGALEK -Warga Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek dihebohkan dengan penemuan mayat seorang pria di sebuah ladang. Hasil identifikasi polisi menyebutkan, jasad pria itu diketahui bernama Rohmansah (33), warga Desa Tanggulwelahan, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

(Baca juga: 56 Tahun Terkubur, Granat dan Amunisi Tentara Gurkha saat Bertempur di Indonesia Ditemukan)

Jasad Rohmansah pertama kali ditemukan oleh warga setempat. Kondisinya tengkurap bertelanjang dada. Tangannya kaku mendekap di dada. korban hanya mengenakan celana pendek jeans berwarna biru.

Informasi yang dihimpun, beberapa jam sebelum jasadnya ditemukan, korban sempat digerebek oleh seorang pria lain di salah satu rumah kerabatnya di Desa Karanggandu karena kedapatan berselingkuh.

(Baca juga: Prada Ginanjar Prajurit Raider Gugur Akibat Tertembak di Pinggang)

Berdasarkan hasil autopsi dan penyelidikan oleh jajaran Satreskrim Polres Trenggalek, telah menetapkan Nanang Riyanto alias Demit (39) warga Desa Tanggul Kundung, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung sebagi tersangka. Tersangka Demit memergoki korban sedang berselingkuh dengan istrinya.

Hasil autopsi yang dilakukan oleh tim forensik RS Bhayangkara Kediri telah menemukan luka memar di bagian kepala korban. Namun untuk kematian korban bukan karena penganiayaan melainkan karena serangan jantung.

“Korban sedang bersama seorang wanita istri orang ketika digerebek, sedangkan pria yang menggerebek ini diduga suami dari perempuan itu. setelah digerebek,” ujar Kasat Reskrim Polres Trenggalek AKP Tatar Hernawan kepada MNC Media.

Setelah itu, kata dia, Rohamansah kabur keluar rumah. Korban ditemukan meninggal dunia sekitar tiga jam kemudian.

“Telah dinyatakan meninggal dunia karena serangan jantung, namun sebelum korban meninggal, tersangka pernah memukul korban saat melakukan penggrebekan dan mengakibatkan luka di bagian kepala,” tandasnya.

Setelah dilakukan autopsi, jenazah korban langsung di bawa ke rumah duka dengan mobil jenazah. Tersangka kini ditahan di Polsek Watulimo dan dijerat pasal 351 tentang penganiayaan dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini