Ini Nama-Nama Korban Longsor Nganjuk yang Meninggal Dunia

Avirista Midaada, Okezone · Selasa 16 Februari 2021 00:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 16 519 2362621 ini-nama-nama-korban-longsor-nganjuk-yang-meninggal-dunia-SlRpWx3bB1.jpg Longsor Nganjuk (Foto : Istimewa)

SURABAYA - Sebanyak 26 orang warga Dusun Selopuro, Desa Ngertos, Kabupaten Nganjuk telah berhasil dievakuasi dari timbunan longsor, setikdanya ada 9 korban meninggal dunia yang sudah teridentifikasi Tim SAR.

Data tersebut disampaikan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya yang merilis hasil pencarian sepanjang hari Senin (15/2/2021).

Kepala Kantor SAR Surabaya Hari Adi Purnomo mengatakan, ada sembilan korban di antaranya dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia.

"Sementara jumlah korban selamat yang berhasil kami evakuasi dari timbunan longsor sebanyak 17 orang," ujar Hari melalui rilis yang diterima pada Senin malam.

Hari juga menyebutkan, sejumlah nama korban meninggal dunia akibat longsor yang terjadi pada Minggu sore 14 Februari 2021 sejak pukul 15.00 WIB - 19.00 WIB telah diketahui. Dari nama-nama korban jiwa, terdapat dua orang balita, bernama Putra dan Nendra. Sedangkan tujuh korban jiwa lainnya adalah orang dewasa, yakni Umi, Yatemo, Parmiati, Friska, Amelia, Sri Utami, dan Khasanah.

"Satu lagi korban meninggal dunia usia dewasa bernama Fatim. Sebenarnya saat dievakusi dalam kondisi selamat. Namun, kemudian meninggal dunia saat dirawat di RSUD Nganjuk," bebernya.

Sedangkan ada 10 orang warga yang masih dinyatakan hilang yaitu bernama Muryanto, Yono, Yatini, Darimun, Muryam, Sunarsih, Prasetyo, Rama, Dimas, dan Rehan.

Baca Juga : 9 Korban Longsor Nganjuk Kembali Ditemukan dalam Keadaan Tewas

Operasi pencarian sendirian dihentikan sementara dan dilanjutkan pada Selasa pagi. Pihak SAR Surabaya sendiri telah menerjunkan 15 personel SAR yang terdiri dari SAR Surabaya dan SAR Trenggalek.

Sebelumnya diberitakan, tanah longsor terjadi di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk pada Minggu (14/2/2021). Akibat longsor ini setidaknya ada 21 warga yang dikabarkan terkubur material longsor. Proses evakuasi korban sendiri telah dilangsungkan oleh petugas gabungan sejak Senin dini hari.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini