Pakar HAM PBB Serukan Penyelidikan Kasus Navalny

Agregasi VOA, · Selasa 02 Maret 2021 06:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 02 18 2370576 pakar-ham-pbb-serukan-penyelidikan-kasus-navalny-uBaIwBnfol.jpeg Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) (Foto: Reuters)

NEW YORK - Dua pakar Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menyerukan penyelidikan internasional atas serangan zat beracun yang dialami pemimpin oposisi Rusia Alexey Navalny. Mereka juga menyerukan agar Navalny segera dibebaskan dari penjara.

Agnès Callamard dan Irene Khan mengatakan peristiwa yang dialami Navalny itu merupakan aksi yang bertujuan "mengirim peringatan jelas dan sinis bahwa hal ini akan menimpa siapapun yang berani mengkritisi dan menentang pemerintah."

(Baca juga: Kisah Bidan yang Membantu Para Ibu Melahirkan di Daerah "Gangster")

"Sehubungan dengan kurangnya respon dari pihak berwenang setempat, penggunaan senjata kimia terlarang, dan pola upaya pembunuhan yang terarah, kami meyakini sebuah penyelidikan internasional harus dilakukan segera untuk menetapkan fakta-fakta dan mengklarifikasi situasi yang melibatkan Navalny,” ungkap mereka dalam pernyataan pada Senin (1/3).

Navalny, seorang pengkritik tajam Presiden Rusia Vladimir Putin, jatuh sakit pada 20 Agustus lalu dalam sebuah penerbangan di Rusia. Dia diterbangkan ke Berlin untuk perawatan dua hari kemudian. Laboratorium Prancis, Swedia dan Jerman serta Organisasi Pelarangan Senjata Kimia memastikan Navalny terpapar agen saraf kimia Novichok. Rusia membantah segala keterlibatan.

(Baca juga: Kisah Pelaut Belanda Bertolak dari Jakarta untuk Mencari Benua yang Hilang)

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini