Sampai sore ini, Tim SAR Gabungan menahan batu dan tanah menggunakan papan dan balok, sehingga aman saat pemindahan material yang menimpa korban.
"Kepada tim yang terlibat di lokasi kejadian saya imbau tetap pergunakan helmet pengaman kepala, tetap safety first, saling mengingatkan satu dengan yang lain apabila ada pergerakan tanah atau bebatuan yang ada di dalam. Saya memahami proses ini memang sangat diperlukan kehati-hatian dalam pemindahan bebatuan atau tanah yang menimpa korban, sekali salah ambil bebatuan bisa fatal," tutur Sinaga.
(Qur'anul Hidayat)