JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dorong sepeda lewati tangga stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Anies diketahui sedang menjajal fasilitas baru yang disediakan PT MRT Jakarta untuk penumpang yang membawa sepeda non lipat hingga ke dalam rangkaian kereta.
Dalam Instagram story Anies, terlihat Anies ditemani Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria. Keduanya mendorong sepeda melewati jalur sepeda yang tersedia pada anak tangga Stasiun MRT Lebak Bulus tersebut.
Baca Juga: Anies Lakukan Kajian 2 Tahun Sebelum Bolehkan Sepeda Nonlipat Masuk MRT
Sesampainya dalam rangkaian kereta, Anies dan Riza menaruh sepedanya pada area prioritas sepeda non lipat yang telah disediakan. Anies tetap memperhatikan protokol kesehatan (Prokes) menjaga jarak.
Diketahui, Anies sedang menggaungkan 'Jakarta Ramah Bersepeda', sehingga fasilitas yang disediakan ini sejalan dengan programnya tersebut. Anies menggunakan ratangga (MRT) dari Stasiun Lebak Bulus menuju Stasiun Bundaran HI.
Terlihat selama perjalanan keduanya asyik menggunakan gawai mereka masing-masing. Sampainya di Stasiun Bundaran HI, Anies kembali dorong sepedanya keluar rangkaian kereta.
Anies dan Riza kembali dorong sepedanya melewati tangga stasiun. Anies terlihat berdiskusi sejenak di depan stasiun.
Selanjutnya, Anies dan Riza kembali mengayuh sepedanya dari Bundaran HI hingga Balaikota.
"Kini sepeda non-lipat bisa naik Ratangga! Pagi tadi gowes dengan sepeda lawas saya (yang tidak bisa dilipat) untuk mencoba akses-fasilitas sepeda non-lipat di stasiun dan gerbong MRT. Bersama Wakil Gubernur dan jajaran Pemprov DKI, kami menumpang Ratangga dari stasiun MRT Lebak Bulus menuju Bundaran HI," kata Anies melalui akun Instagramnya @aniesbaswedan dikutip Kamis (25/3/2021).
Diberitakan sebelumnya, Anies mengatakan penyediaan fasilitas ini telah melalui kajian yang dalam dan melibatkan sejumlah pihak terkait seperti komunitas Bike to Work dan ITDP. Saat ini, PT MRT Jakarta (Perseroda) menyediakan akses sepeda nonlipat di tiga stasiun, yaitu Lebak Bulus Grab, Blok M BCA, dan Bundaran HI.
Di setiap stasiun tersebut juga disediakan fasilitas parkir sementara di sejumlah titik, seperti sekitar mesin penjual tiket (ticket vending machine), toilet, dan musala.
"MRT menerapkan jam khusus untuk mengangkut sepeda non-lipat. Pada Senin-Jumat, penumpang yang membawa sepeda non-lipat diperbolehkan naik kecuali pada jam sibuk, yakni pukul 07.00-09.00 WIB dan pukul 17.00-19.00 WIB. Sementara pada Sabtu dan Minggu, sepeda non-lipat diperbolehkan masuk selama jam operasional kereta. Pembatasan ini dilakukan guna mengurangi potensi penumpukan penumpang," jelasnya.
Baca Juga: Anies Baswedan Tinjau Vaksinasi Wartawan di Balai Kota
Selain itu, sepeda nonlipat menggunakan kereta nomor enam di setiap rangkaian dan maksimal empat sepeda per keberangkatan. Demi menunjang kenyamanan penumpang dalam menggunakan fasilitas sepeda non-lipat, MRT Jakarta juga menyediakan jalur sepeda yang terletak pada tangga stasiun dan sticker tanda pada stasiun dan kereta.
Adapun kebijakan sepeda non-lipat ini telah melalui berbagai tahap uji coba yang dilakukan sebelumnya untuk memastikan jaminan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pelanggan MRT Jakarta.
"Selama masa uji coba ini kita akan terus evaluasi dan kami perlu masukan dari teman-teman sebanyak-banyaknya. Mari bersepeda!" seru Anies.
(Rep: Muhammad Refi Sandi)
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.