Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

BMKG : Siklon Tropis Seroja Sebabkan Gelombang Setinggi 4 Meter seperti Tsunami

Irfan Ma'ruf , Jurnalis-Selasa, 06 April 2021 |12:36 WIB
BMKG : Siklon Tropis Seroja Sebabkan Gelombang Setinggi 4 Meter seperti Tsunami
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati. (Foto : Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menyebut siklon tropis seroja akan menjauh ke arah Barat Daya Indonesia. Meski begitu, masih akan terjadi gelombang tinggi seperti tsunami di wilayah perairan Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Dampak yang terjadi hari ini hingga sekitar 7 April itu yang sangat dirasakan hujan lebat dan angin yang kencang dan gelombang tinggi yang dikhawatirkan ini mirip tsunami. Ini masuk ke darat," kata Dwikorita dalam konferensi pers virtual, Selasa (6/4/2021).

Dia menjelaskan, saat ini deteksi ketinggian air di Samudra Hindia mencapai 6 meter. Kemudian gelombang sampai ke daratan di Provinsi NTT akan mencapai 4 meter.

"Gelombang di Samudra Hindia mencapai 6 meter. Namun, di perairan NTT, Flores, Sawu, Pulau Sumba ini mencapai 4-6 meter. Ini yang patut diwaspadai," katanya.

Meskipun begitu, dia menjelaskan, gelombang masuk ke darat kekuatannya tidak seperti tsunami. Namun, hal itu perlu diwaspadai karena dapat merusak.

"Tidak sekuat gelombang tsunami tapi ini sama-sama masuk ke darat dan merusak," tuturnya.

Baca Juga : Jokowi: BMKG Harus Gencarkan Peringatan Cuaca Ekstrem Siklon Tropis Seroja

Sebelumnya siklon seroja menyebabkan rangkaian bencana yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga saat ini BNPB mencatat sebanyak 81 orang meninggal akibat bencana banjir dan longsor.

Baca Juga : Siklon Tropis Seroja, Kepala BMKG: Baru Pertama Kali Terjang Daratan Indonesia, Biasanya hanya di Laut

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement