Polisi Tembak Residivis Pencurian Sarang Burung Walet

Antara, · Kamis 15 April 2021 00:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 14 340 2394809 polisi-tembak-residivis-pencurian-sarang-burung-walet-AuD7dq5t4h.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

SAMPIT - Kepolisian Resor Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, menangkap enam tersangka pencuri sarang burung walet, yang merupakan sindikat dan sama-sama residivis kasus yang sama.

"Mereka sudah berulang kali beraksi. Saat penangkapan, mereka berusaha kabur sehingga terpaksa dilakukan upaya tegas dan terukur agar bisa ditangkap," kata Kapolres Kotawaringin Timur, AKBP Abdoel Harris Jakin di Sampit, Rabu (14/4/2021).

Baca juga:  Sempat Viral, Pencuri HP di Rukan Sedayu Square Diringkus Polisi

Pengungkapan kasus ini berawal ketika enam tersangka ini beraksi mencuri di gedung budidaya sarang burung walet, milik Ichsan Adi Pratama di Jalan Lenggana Kelurahan Pasir Putih Kecamatan Mentawa Baru Ketapang pada Sabtu 10 April 2021 sekitar pukul 02.47 WIB.

Bangunan walet tersebut ternyata dipasangi sensor gerak oleh pemiliknya, sehingga ketika keenam pelaku beraksi, korban mendapatkan pemberitahuan dari aplikasi sensor gerak yang dikoneksikan ke telepon seluler miliknya.

Baca juga:  Curi Kotak Amal Mushola, Pemuda Ini Babak Belur Dipukuli Warga

Korban bersama rekannya kemudian mendatangi lokasi bangunan budidaya sarang walet tersebut. Saat itu para pelaku beraksi dengan berbagi tugas yaitu tiga orang masuk ke dalam bangunan dengan menjebol dinding menggunakan linggis, sedang tiga orang lainnya berjaga di luar bangunan.

Keenam tersangka berinisial AA, MS, RM, IW, MAB dan CP. Dari keenam pelaku, satu orang yaitu IW yang bertugas menjaga di luar, ternyata memiliki senjata api rakitan.

Saat korban bersama rekannya tiba di lokasi, para pelaku langsung kabur. Namun satu orang pelaku yaitu AA berhasil ditangkap, kemudian diserahkan ke polisi.

Satuan Reserse Kriminal Polres Kotawaringin Timur menindaklanjuti kejadian itu dan berhasil menangkap lima pelaku lainnya yaitu MS ditangkap di Desa Bapanggang, RM dan IW ditangkap di Jalan Samekto, MAB dan CP ditangkap di Palangka Raya.

Polisi harus melumpuhkan beberapa diantaranya karena mereka berusaha kabur saat hendak ditangkap. Saat penggeledahan, polisi menemukan barang bukti diantaranya ransel, senter kepala, linggis, telepon seluler, sarang walet seberat tiga ons dan senjata api rakitan.

Keenam tersangka dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke 4 dan ke 5 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama tujuh tahun. Sedangkan IW juga dijerat aturan terkait kepemilikan senjata api.

"Kami mengimbau bagi masyarakat yang merasa bangunan waletnya pernah dimasuki pencuri, bisa berkoordinasi dengan kami. Siapa tahu mereka ini juga pelakunya," kata Jakin didampingi Wakapolres Kompol Abdul Aziz Septiadi dan Kepala Satuan Reserse Kriminal AKP Zaldy Kurniawan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini