Share

5 Orang Ditusuk Saat Salat di Masjid

Susi Susanti, Koran SI · Selasa 20 April 2021 10:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 20 18 2397591 5-orang-ditusuk-saat-salat-di-masjid-S8eoS5Iex7.jpg Ilustrasi penusukan (Foto: Shutterstock)

ALBANIA - Lima orang terluka dalam serangan penikaman di sebuah masjid di ibu kota Albania, Tirana, ketika sedang salat pada Senin (19/4).

Warga sipil langsung mengamankan seorang pria Albania sebelum polisi tiba.

Stasiun televisi swasta Top Channel menayangkan rekaman warga sipil yang menahan Nikolli sebelum polisi tiba. Polisi mengatakan mereka bereaksi segera setelah serangan dimulai dan menahannya.

Polisi langsung menangkap Rudolf Nikolli, 34, atas serangan itu. Media lokal mengatakan pelaku menderita depresi dan dicari oleh polisi atas insiden penikaman lainnya pada Maret lalu. Polisi belum memberikan komentar.

Polisi mengatakan Nikolli, memasuki masjid Dine Hoxha di pusat kota ibu kota Tirana pada pukul 14.30 waktu setempat. Polisi menjelaskan semua yang terluka di masjid Dine Hoxha di pusat kota Tirana telah dirawat di rumah sakit.

(Baca juga: Pemburu Liar Tewas Diinjak-injak Kawanan Gajah)

Kelima pria yang ditusuk berusia antara 22 dan 35 tahun. Tak satu pun dari mereka mengalami luka yang dianggap mengancam jiwa.

Ahmed Kalaja, imam masjid, mengatakan orang-orang itu sedang sholat ketika Nikolli menyerang mereka. Masjid telah dipenuhi oleh orang-orang yang beriman selama bulan Ramadhan.

"Kami berharap itu bukan serangan teroris," kata Kajala.

Belum diketahui apa motif penyerangan. Penyelidikan masih terus dilakukan.

Sementara itu, ayah Nikolli, Niko, mengatakan kepada media online Balkanweb jika putranya mengalami depresi sejak tahun lalu setelah dia tidak diizinkan berangkat ke Italia. Nikolli juga pernah terinfeksi virus corona.

(Baca juga: Laki-laki Ini Akhirnya Bebas Setelah Dipenjara Hampir 70 Tahun: "Rasanya Seperti Lahir Kembali")

“Meskipun saya seorang Katolik, saya telah mengatakan kepadanya OK (untuk pergi ke masjid), karena istri saya adalah seorang Muslim. 'Jika Anda tidak ingin pergi ke gereja, pergi ke masjid seperti yang dilakukan orang normal,' saya telah memberitahunya,” terangnya.

Dia mengatakan putranya sering dilarang memasuki masjid oleh jamaah karena dia adalah seorang Kristen.

Polisi mengatakan Nikolli berasal dari kota utara Burrel dan latar belakang agamanya belum jelas. Belakangan, ayahnya mengatakan bahwa putranya masuk Islam oleh seorang imam di kota itu.

Diketahui, 2,8 juta penduduk Albania sebagian besar adalah Muslim dengan komunitas Kristen Katolik dan Ortodoks yang lebih kecil yang rukun satu sama lain.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini