Hamas Keluarkan Ultimatum, Israel Dipaksa Segera Mundur

Susi Susanti, Koran SI · Selasa 11 Mei 2021 06:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 11 18 2408770 hamas-keluarkan-ultimatum-israel-dipaksa-segera-mundur-rReo686y5u.jpg Konflik Palestina-Israel pecah di Masjid Al Aqsa (Foto: Reuters)

PALESTINA - Hamas, kelompok paramiliter yang menguasai Jalur Gaza, telah mengeluarkan ultimatum kepada otoritas Israel. Kelompok itu menuntut pasukan Israel mundur dari Temple Mount dan lingkungan Sheikh Jarrah pada pukul 18.00 waktu setempat. Jika tidak, mereka akan meluncurkan serangan terhadap Israel.

Pasukan Israel diberi waktu sekitar satu jam untuk menanggapi ultimatum itu. Militer Israel pun telah menangguhkan latihan militer besar untuk fokus pada krisis keamanan yang sedang berlangsung.

Sementara itu, militer Israel mengatakan mereka menganggap Hamas bertanggung jawab atas serangan roket yang dilakukan. Mereka memperingatkan kelompok itu bahwa mereka akan menanggung konsekuensi atas tindakannya. Seorang juru bicara militer mengonfirmasi bahwa pihaknya melakukan serangan terhadap target terkait Hamas di jalur itu dan mengatakan pihaknya menambahkan pasukan tambahan ke divisi Gaza-nya.

(Baca juga: Semakin Tegang, Hamas Tembakkan 100 Roket ke Israel)

Operasi militer Israel ini diperkirakan akan berlangsung selama beberapa hari.

Israel sedang mengevakuasi warganya saat mengalami serangan roket dari Jalur Gaza. Anggota parlemen Israel di parlemen, yang secara resmi dikenal sebagai Knesset, telah membatalkan sesi mereka dan mengungsi dari gedung di tengah serangan itu.

Para jemaah Yahudi di Tembok Barat juga telah dikawal dari daerah tersebut akibat serangan roket. Pasukan keamanan di kota Israel juga bersiap untuk menanggapi serangan roket.

Sementara itu, koresponden DW Tania Krämer di Yerusalem mengatakan Yerusalem jarang menjadi sasaran tembakan roket, dan menyebut langkah itu "eskalasi besar."

(Baca juga: Pejabat Palestina, Israel Kecam Kekerasan di Yerusalem)

Tania diketahui sedang siaran langsung di Yerusalem ketika sirene berbunyi dan ledakan terdengar di kota.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini