Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Israel Bom Rumah Pemimpin Hamas, PM Netanyahu Berjanji Lanjutkan Serangan

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Minggu, 16 Mei 2021 |17:37 WIB
Israel Bom Rumah Pemimpin Hamas, PM Netanyahu Berjanji Lanjutkan Serangan
Foto: Reuters.
A
A
A

TEL AVIV - Militer Israel mengatakan telah mengebom rumah pemimpin politik kelompok Palestina Hamas dalam gelombang serangan udara di Jalur Gaza.

Mereka merilis video bom yang meledak yang dikatakan telah menghantam rumah Yehiya Sinwar, pemimpin kelompok itu di wilayah tersebut.

Sebelumnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berikrar untuk "terus membalas dengan kuat" terhadap serangan roket saat pertikaian melawan Palestina di Gaza memasuki hari ketujuh.

BACA JUGA: Kantornya Dihantam Serangan Udara, Al Jazeera Tuntut Pertanggung Jawaban Israel

Serangan udara Israel di Gaza menewaskan sedikitnya tiga warga Palestina pada Minggu (16/5/2021) pagi, kata pejabat kesehatan.

Sementara itu, kelompok Palestina, Hamas, menembakkan roket ke arah Tel Aviv, menyebabkan orang-orang di sana melarikan diri ke tempat perlindungan.

Komunitas internasional telah menyerukan diakhirinya konflik yang meningkat.

Sejak pertempuran dimulai pada Senin (10/5/2021), sedikitnya 141 orang telah tewas di Gaza, termasuk 39 anak-anak dan 22 perempuan, menurut kementerian kesehatan Palestina.

Sementara sepuluh orang, termasuk dua anak, tewas akibat serangan Hamas di Israel, kata pejabat Israel.

Rumah yang 'berfungsi sebagai infrastruktur militer' Hamas

Militer Israel mengatakan telah menyerang rumah Yehiya Sinwar dan saudaranya Muhammad Sinwar, yang disebut sebagai kepala logistik dan tenaga kerja untuk Hamas.

BACA JUGA: Hancurkan Gedung Kantor Media, Israel Klaim Tempat Penampungan Aset Militer Hamas

Kedua tempat tinggal itu dikatakan "berfungsi sebagai infrastruktur militer" untuk Hamas.

Sumber lokal mengonfirmasi kepada media bahwa rumah pemimpin Hamas telah dibom. Belum ada laporan langsung tentang nasib kedua bersaudara itu.

Beberapa serangan udara mengguncang Kota Gaza pada malam hari, dengan lusinan orang dilaporkan hilang tertimbun reruntuhan rumah, kata wartawan BBC Rushdi Abualouf.

"Saya tidak pernah meliput serangan udara dengan intensitas seperti itu, ledakan ada di mana-mana di Gaza, ada kesulitan dalam berkomunikasi dengan pejabat untuk mengetahui di mana serangan itu," katanya di Twitter.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement