Studi yang diterbitkan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences, menunjukkan bahwa kebanyakan burung ditemukan di belahan bumi utara. Yakni di Eropa, Asia utara, Afrika utara, sebagian Semenanjung Arab, dan Amerika Utara.
(Baca juga: Dinyatakan Bersalah, Seorang Pria Bunuh Diri di Ruang Sidang)
Sebaliknya, sangat sedikit burung yang ditemukan di Madagaskar dan Antartika.
"Data sains warga akan memainkan peran mendasar di masa depan dalam pemantauan keanekaragaman hayati," lanjut Dr Callaghan.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.