Bocah 16 Tahun Tikam Remaja karena Tak Terima Saling Senggol

Subhan Sabu, Okezone · Minggu 13 Juni 2021 19:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 13 340 2424513 bocah-16-tahun-tikam-remaja-karena-tak-terima-saling-senggol-H8Mf2BXc7c.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

MANADO - Tim Macan Polresra Manado berhasil menangkap FDS (16) seorang remaja asal Kelurahan Tingkulu, Kecamatan Wanea, Kota Manado pelaku penikaman terhadap DM (17), Warga Sario.

Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Taufiq Arifin mengatakan, peristiwa penikaman tersebut hanya dipicu masalah sepele dimana pelaku tidak terima saat disenggol oleh korban di salah satu tempat hiburan malam.

Kronologis kejadian berawal pada Minggu (13/6/2021) sekira pukul 00.30 WITA, dimana saat itu korban bersama teman-temannya sedang berada di salah satu tempat hiburan malam yang bertempat di kawasan mega mas, Kecamatan Wenang.

"Diduga korban dan pelaku yang sudah dalam pengaruh alkohol sehingga terjadi ketersinggungan antara pelaku dan korban dimana korban tidak sengaja menyenggol pelaku sehingga pelaku tidak terima dengan perlakuan korban," kata Kompol Taufiq Arifin kepada MNC Portal Indonesia, Minggu (13/6/2021).

Pelaku yang sebelumnya sudah membawa senjata tajam langsung mengikuti korban yang akan ke toilet, setelah korban keluar dari toilet pelaku langsung menikam korban di bagian punggung belakang sebelah kanan sehingga korban mengalami luka tikaman.

Tim Macan yang menerima laporan penganiayaan itu kemudian langsung mendatangi TKP dan mengumpulkan bahan keterangan (Pulbaket). Dari hasil pulbaket di lapangan, Tim mendapatkan ciri-ciri dari pelaku.

"Kemudian Tim Macan langsung menuju lokasi dimana diketahui pelaku sedang berada di tempat kos pacarnya di kelurahan Banjer dan berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti yang di buang di tempat sampah depan pusat perbelanjaan MTC," tutur Kompol Taufiq Arifin.

Pelaku berhasil diamankan pada Minggu pagi sekira pukul 07.00 WITA beserta barang bukti senjata tajam jenis pisau badik. "Pelaku merupakan Residivis dengan kasus yang sama," ujar Kompol Taufiq Arifin

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini