Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Indonesia Aktif Perjuangkan Kesetaraan Akses terhadap Vaksin Covid-19 untuk Semua Negara

Karina Asta Widara , Jurnalis-Senin, 14 Juni 2021 |14:28 WIB
Indonesia Aktif Perjuangkan Kesetaraan Akses terhadap Vaksin Covid-19 untuk Semua Negara
fOTO: Dok BNPB
A
A
A

JAKARTA- Kesenjangan distribusi dan vaksinasi Covid-19 di seluruh dunia masih sangat besar. Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, mengungkap bahwa dari 2,2 miliar dosis vaksin yang telah disuntikkan, sebanyak 75 persennya hanya berada di 10 negara maju dan hanya 0,4 persen yang diberikan di negara-negara berpenghasilan rendah.

Dari perhitungan persentase vaksinasi terhadap populasi, kawasan Amerika Utara telah memvaksinasi 64,33 persen dari total populasi, kawasan Eropa telah memvaksinasi 52,85 persen, dan persentase di kawasan Afrika baru mencapai 2,86 persen. Adapun kawasan Asia Tenggara berada di angka 8,91 persen.

"Angka ini masih jauh dari target WHO yang mengharapkan setidaknya 10 persen penduduk di setiap negara telah divaksin pada bulan September dan 30 persen pada akhir Desember tahun ini," kata Retno dalam keterangannya secara virtual.

Untuk mengurangi tingkat kesenjangan tersebut, Covax Facility telah mendorong mekanisme dose-sharing atau berbagi vaksin. Beberapa negara seperti Amerika Serikat, Jepang, Denmark, Belgia, dan Spanyol akan menyalurkan tambahan vaksin yang dimiliki melalui Covax Facility.

Dengan mekanisme ini, maka negara-negara tersebut menyumbangkan vaksin yang dimiliki untuk kemudian dikelola oleh Covax Facility dan dibagikan kepada negara lain yang memerlukan.

"Sebagai salah satu co-chair Covax AMC Engagement Group, Indonesia memiliki tanggung jawab moral yang besar untuk terus memperjuangkan akses setara terhadap vaksin untuk semua negara," tuturnya.

Selain itu, Indonesia juga menjadi salah satu co-sponsor dari proposal trips waiver yang berupaya untuk menghapuskan hak kekayaan intelektual untuk produk dan teknologi yang digunakan untuk penanganan pandemi Covid-19 sehingga penanganan pandemi Covid-19 secara global dapat dilakukan dengan lebih merata.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement