Positif Covid-19 meski Sudah Divaksin, Ini Penjelasannya!

Agustina Wulandari , Okezone · Selasa 15 Juni 2021 13:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 15 1 2425448 positif-covid-19-meski-sudah-divaksin-ini-penjelasannya-xx9IliI2f3.jpg Vaksin Covid-19. (Foto: Dok.Sindonews)

JAKARTA - Sejumlah orang positif Covid-19 meski telah divaksin. Hal ini menimbulkan pertanyaan, kenapa orang yang sudah divaksin masih bisa positif Covid-19 ?

Menurut Ketua Komnas Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), Prof. Dr. dr. Hindra Irawan Satari, Spa(K), MtropPaed, kekebalan tubuh tidak langsung tercipta pascapenyuntikan pertama, kalaupun ada sangatlah rendah.

Kekebalan baru akan tercipta sepenuhnya dalam kurun waktu 28 hari pascapenyuntikan kedua.

"Meskipun sudah divaksinasi, dalam dua minggu ke depan sangat amat rawan terpapar,'' tutur Hindra dikutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan.

Baca Juga: Menko Airlangga Pantau Vaksinasi 23.034 Buruh di Batam

Hindra menambahkan vaksin Covid-19 membutuhkan dua kali dosis penyuntikan. Suntikan pertama ditujukan memicu respon kekebalan awal. Sedangkan suntikan kedua untuk menguatkan respons imun yang terbentuk.

''Oleh karena itu setelah diimunisasi tetap harus menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjauhi kerumunan, karena masih rawan, kalau kita lengah bisa saja terjadi hal yang tidak kita inginkan,'' ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, vaksinasi merupakan upaya tambahan untuk melindungi seseorang dari potensi penularan Covid-19, sehingga tetap membutuhkan protokol kesehatan untuk memberikan perlindungan yang optimal.

''Vaksinasi itu tidak menjamin 100 persen (tidak akan tertular), namun sebagai upaya tambahan untuk mengurangi risiko terpapar atau terinfeksi,'' ucapnya.

Senada dengan Prof Hindra, dr. Siti Nadia Tarmizi, M. Epid, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan mengingatkan agar meskipun sudah divaksinasi Covid-19 tetap disiplin protokol kesehatan, karena seseorang masih berisiko terpapar virus corona baru .

''Bagi seluruh masyarakat saya berpesan, dengan adanya vaksinasi kita juga masih punya kewajiban menjalankan protokol kesehatan,'' ujarnya.

CM

(yao)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini