Ratusan Orang Meninggal Mendadak Akibat Gelombang Panas di Kanada

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 01 Juli 2021 15:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 01 18 2433913 ratusan-orang-meninggal-mendadak-akibat-gelonbang-panas-di-kanada-OUTrfJ8rZz.JPG ilustrasi. (Foto: Reuters)

OTTAWA - Ratusan kematian mendadak, banyak dari mereka diduga terkait dengan panas, telah dilaporkan selama gelombang panas melanda Kanada, demikian disampaikan pejabat. Gelombang panas tersebut memecahkan rekor suhu tertinggi yang pernah tercatata di negara itu.

Sekira 486 kematian tercatat selama lima hari terakhir di British Columbia (BC) saja, meningkat 195 persen dari jumlah biasanya selama periode itu.

BACA JUGA: Kuburan Tak Bertanda 182 Orang Pribumi Ditemukan di Dekat Sekolah Katolik Kanada

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau telah menyampaikan belasungkawa kepada para korban, banyak dari mereka adalah orang tua.

"Diyakini kemungkinan bahwa peningkatan signifikan dalam kematian yang dilaporkan disebabkan oleh cuaca ekstrem yang dialami BC dan terus berdampak pada banyak bagian provinsi kami," kata Kepala Koroner British Columbia Lisa Lapointe pada Rabu (30/6/2021).

Dia mengatakan banyak dari mereka yang meninggal dalam gelombang panas tinggal sendirian di rumah yang tidak berventilasi.

BACA JUGA: Buntut Penemuan Kuburan Massal Anak-Anak Pribumi, 4 Gereja Katolik Dibakar

Pada Rabu malam, kota Lytton, British Columbia, dievakuasi karena kebakaran hutan - sehari setelah suhu tertinggi di Kanada tercatat 49,6C.

Di Vancouver saja, panas diyakini menjadi faktor penyebab kematian 65 orang sejak Jumat (25/6/2021).

Sistem cuaca sekarang bergerak ke timur melewati Provinsi Prairie - Alberta dan Saskatchewan dan sebagian Manitoba telah ditempatkan di bawah peringatan panas.

Suhu tinggi yang tidak normal telah dicatat di seluruh Amerika Utara. Negara tetangga di selatan Kanada, Amerika Serikat (AS), juga mengalami panas yang ekstrem.

Di Pasifik Barat Laut AS pada Senin (28/6/2021), suhu mencapai 46,6C di Portland, Oregon, dan 42,2C di Seattle, Washington, tingkat tertinggi sejak pencatatan dimulai pada 1940-an, kata National Weather Service.

Di Oregon, pihak berwenang mengatakan setidaknya 63 orang telah meninggal karena masalah kesehatan terkait dengan cuaca panas selama beberapa hari terakhir. Empat puluh lima dari kematian itu tercatat di Kabupaten Multnomah.

Panas di bagian barat Kanada dan Amerika Serikat (AS) disebabkan oleh kubah udara panas bertekanan tinggi statis yang membentang dari California hingga wilayah Arktik. Suhu telah mereda di daerah pesisir tetapi tetap tinggi di daerah pedalaman.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini