JAKARTA - Indonesia menyimpan catatan sejarah penting pemerintahan di tiap wilayahnya. Sebelum berbentuk pemerintahan formal seperti saat ini, pemerintahan di tiap-tiap wilayah berbentuk kerajaan.
Begitu juga di salah satu provinsi di Indonesia yaitu Riau yang menyimpan catatan sejarah berupa berdirinya Kerajaan Siak, yang terletak di wilayah yang saat ini merupakan Kabupaten Siak, dengan pusat pemerintahan di Buantan.
Berikut rangkuman sejarah Kerajaan Siak sebagaimana dirangkum Tim Litbang MPI:
Sebelum kerajaan Siak terbentuk, daerah Siak berada di bawah kekuasaan Johor yang dipimpin oleh raja yang diangkat oleh Sultan Johor. Pada awal 1699, Sultan Kerajaan Johor bergelar Sultan Mahmud Syah II dibunuh. Kala itu, Encik Pong, istri Sultan yang sedang hamil dilarikan ke Singapura dan berlanjut ke Jambi. Dalam pelariannya, lahirlah Raja Kecik
Pada 1717, Raja Kecik berhasil merebut kembali Kerajaan Johor. Namun sayangnya pada tahun 1722, kerajaan kembali direbut oleh Tengku Sulaiman, putra Sultan Abdul Jalil Riayat Syah yang merupakan ipar dari Raja Kecik sendiri. Perang saudara tersebut menyebabkan kerugian bagi kedua belah pihak.
BACA JUGA: Israel Lancarkan Serangan Udara ke Gaza, Balas Peluncuran Balon Api
Akibat kerugian perang saudara dalam perebutan Kerajaan Johor, pada akhirnya Raja Kicik dan Tengku Sulaiman mengundurkan diri. Pihak Johor, yaitu Tengku Sulaiman, mundur ke Pahang. Sementara, Raja Kecik mundur ke Bintan dan kemudian mendirikan kerajaan baru di pinggir Sungai Buantan yang merupakan anak Sungai Siak.