4 Petugas Kepolisian yang Tanggapi Kerusuhan di Gedung Capitol AS Meninggal Bunuh Diri

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 03 Agustus 2021 17:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 03 18 2450309 4-petugas-kepolisian-yang-tanggapi-kerusuhan-di-gedung-capitol-as-meninggal-bunuh-diri-oFE2M1cs4A.JPG Foto: Reuters.

WASHINGTON - Departemen kepolisian Distrik Columbia, Amerika Serikat (AS) pada Senin (1/8/2021) mengatakan dua petugas polisi yang menanggapi kerusuhan 6 Januari di gedung parlemen US Capitol, Washington telah meninggal karena bunuh diri. Dua kematian ini menambah jumlah kasus bunuh diri oleh petugas yang yang menjaga gedung Capitol hari itu menjadi empat orang.

Petugas Polisi Metropolitan Gunther Hashida ditemukan tewas di rumahnya Kamis (29/7/2021), kata Juru Bicara Departemen Kepolisian DC, Hugh Carew dalam sebuah pernyataan yang dilansir Reuters.

BACA JUGA: Polisi Gugat Cerai Setelah Istrinya Terlihat dalam Penyerbuan Capitol Bersama Pria Lain 

Hashida bergabung dengan Departemen Kepolisian Metropolitan (MPD) Distrik Columbia pada Mei 2003.

Carew mengatakan bahwa petugas MPD lain yang menanggapi kerusuhan di Capitol pada 6 Januari, Kyle DeFreytag, ditemukan tewas pada 10 Juli. Penyebab kematian DeFreytag juga karena bunuh diri.

DeFreytag telah bekerja di departemen kepolisian sejak November 2016.

BACA JUGA: Tragis, Dua Polisi Bunuh Diri Setelah Kerusuhan Capitol

Petugas MPD Jeffrey Smith dan Petugas Polisi Capitol AS Howard Liebengood yang menanggapi kerusuhan Capitol pada 6 Januari juga meninggal karena bunuh diri.

Ratusan pendukung Presiden Donald Trump menyerbu Gedung Capitol pada 6 Januari 2021 dalam upaya yang gagal untuk menghentikan Kongres AS mengesahkan kemenangan Presiden Demokrat Joe Biden dalam pemilihan.

Empat orang tewas pada hari kekerasan itu.

Seorang petugas Polisi Capitol yang telah diserang oleh pengunjuk rasa meninggal pada hari berikutnya. Lebih dari 100 petugas polisi terluka.

Kekacauan itu berujung pada sidang pemakzulan kedua Trump. Lebih dari 500 orang telah ditangkap karena peran mereka dalam kekerasan tersebut.

Selama kesaksian emosional minggu lalu, empat petugas polisi mengatakan kepada komite khusus DPR bahwa mereka dipukuli, diancam, diejek dengan penghinaan rasial, dan mengira mereka akan mati ketika mereka berjuang untuk mempertahankan Capitol melawan massa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini