Peringati Satu Tahun Ledakan Pelabuhan Beirut, Ribuan Orang di Lebanon Gelar Demonstrasi

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 05 Agustus 2021 11:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 05 18 2451246 peringati-satu-tahun-ledakan-pelabuhan-beirut-ribuan-orang-di-lebanon-gelar-demonstrasi-WCQP7qmOyl.JPG Orang-orang membawa bendera saat mengheningkan cipta memperingati satu tahun ledakan di pelabuhan Beirut di lokasi ledakan, Beirut, Lebanon, 4 Agustus 2021. (Foto: Reuters)

BEIRUT - Ribuan pengunjuk rasa turun ke jalan-jalan di Beirut, Lebanon memperingati satu tahun ledakan dahsyat di pelabuhan yang meluluhlantakkan sebagian ibu kota dan menewaskan ratusan korban. Demonstran menuntut keadilan bagi para korbannya dan mendesak pihak yang bertanggung jawab dihukum.

Demonstran terlihat membawa spanduk dengan foto-foto korban ledakan, di tengah lautan bendera Lebanon. Rekaman dari lokasi demonstrasi menunjukkan pengunjuk rasa disambut oleh penduduk kota yang bersorak dan meneriakkan pesan dukungan dari jendela rumah mereka.

BACA JUGA: Dampak Ledakan Beirut, 300.000 Orang Kehilangan Tempat Tinggal 

Meski kehadiran polisi tidak terlihat di sekitar demonstrasi itu,, rekaman yang beredar di media sosial menunjukkan militer Lebanon memeriksa kendaraan dan menahan para aktivis yang menuju pusat kota Beirut untuk ambil bagian dalam protes.

Sebuah demonstasi terpisah diadakan di reruntuhan pelabuhan kota, dengan beberapa ratus pengunjuk rasa yang hadir. Aksi unjuk rasa ini diperkirakan akan semakin besar seiring para pengunjuk rasa mencapai lokasi.

BACA JUGA: Sekjen PBB Serukan Penyelidikan Transparan Terhadap Penyebab Ledakan Beirut 

Ledakan, yang merupakan salah satu ledakan non-nuklir paling kuat yang pernah tercatat sepanjang sejarah, mengguncang Beirut pada 4 Agustus 2020. Ledakan itu terjadi di salah satu gudang di Pelabuhan Beirut yang menyimpan sekitar 2.750 ton amonium nitrat, bahan peledak yang sangat eksplosif, yang banyak digunakan dalam pupuk dan bom.

Senyawa berbahaya itu disita dari kapal yang ditangkap dan disimpan di gudang tersebut selama enam tahun sebelum bencana.

Sekira 218 orang tewas akibat ledakan itu, sementara lebih dari 7.500 orang menderita luka-luka tidak fatal. Ledakan itu menghancurkan pelabuhan kota, menenggelamkan beberapa kapal dan mengirimkan gelombang kejut yang kuat ke seluruh kota, yang merusak berat ratusan bangunan industri dan perumahan.

Terlepas dari dampak ledakan yang menghancurkan, tidak ada yang dinyatakan bertanggung jawab atas bencana tersebut. Investigasi dari pihak berwenang Lebanon yang ceroboh juga telah mendapat kecaman internasional juga.

Kelompok hak asasi manusia Amnesty International menuduh pihak berwenang negara itu "tanpa malu-malu menghalangi" penyelidikan.

“Pihak berwenang Lebanon menjanjikan penyelidikan cepat; sebaliknya mereka dengan berani memblokir dan menghentikan keadilan di setiap kesempatan, meskipun kampanye tanpa lelah untuk keadilan dan pertanggungjawaban pidana oleh para penyintas dan keluarga korban,” kata kelompok itu menjelang peringatan satu tahun ledakan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini