Gempa Haiti, UNICEF Bantu Anak-Anak dan Keluarga Korban

Susi Susanti, Koran SI · Minggu 15 Agustus 2021 08:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 15 18 2455794 unicef-akan-bantu-anak-anak-dan-keluarga-korban-gempa-bumi-di-haiti-Zk62gXR43Q.jpg Gempa 7,2 Skala Richter mengguncang Haiti (Foto: Hope for Haiti)

HAITI - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sedang bekerja untuk mendukung upaya penyelamatan dan bantuan setelah gempa bumi dahsyat di Haiti yang menewaskan 304 orang dan puluhan orang terluka. Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah. Gempa juga menyebabkan kerusakan besar di bagian barat daya negara itu.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB António Guterres mengatakan dirinya mengikuti dengan seksama tragedi terbaru yang sedang berlangsung di Haiti.

Lembaga PBB untuk anak anak UNICEF melaporkan bahwa timnya sudah di lapangan membuat penilaian untuk memprioritaskan kebutuhan mendesak dan memberikan bantuan kepada penduduk yang terkena dampak setelah gempa berkekuatan 7,2 yang telah dilaporkan menewaskan lebih dari 300 orang.

“Hati saya untuk semua yang terkena dampak gempa. Belasungkawa terdalam saya untuk semua yang telah kehilangan keluarga dan teman-teman,” cuit Guterres di Twitter.

(Baca juga: Gempa Haiti, Pemerintah Kerahkan Semua Bantuan)

Dalam sebuah pernyataan, UNICEF mengatakan gempa itu terasa di ibu kota Haiti, Port-au-Prince, tetapi pusat gempa terdeteksi di bagian selatan negara itu.

Kerusakan serius, cedera dan korban dilaporkan di departemen Grande Anse, Sud dan Sud-Est.

“Kami sangat sedih dengan laporan korban dan kerusakan berat setelah gempa bumi hari ini di Haiti,” kata Bruno Maes, Perwakilan UNICEF di Haiti.

Dia menambahkan UNICEF akan tetap memberikan solidaritas dengan keluarga dan anak-anak setelah bencana.

.(Baca juga: Gempa Haiti M7,2, Pemerintah Umumkan Keadaan Darurat 1 Bulan)

Dia menjelaskan UNICEF bekerja dengan mitra Pemerintah dan non-pemerintah untuk memberikan dukungan kepada masyarakat yang terkena dampak, dengan badan tersebut memperingatkan bahwa anak-anak dan keluarga mungkin telah mengungsi akibat gempa bumi dan mungkin sangat membutuhkan tempat berlindung, air bersih, perawatan dan perlindungan medis.

Kepala UNICEF Henrietta Fore menegaskan dirinya sangat sedih dengan tragedi yang sedang berlangsung,

“Hari ini dan dalam beberapa hari mendatang, UNICEF akan bekerja sama dengan mitra kami untuk menjangkau anak-anak dan keluarga yang terkena dampak,” cuitnya.

“Pikiran kami bersama orang-orang Haiti setelah gempa bumi yang menghancurkan,” cuit kata Wakil Sekretaris Jenderal PBB Amina Mohammed dalam sebuah posting Twitter.

Dia menekankan pihaknya akan berkomitmen untuk memberikan solidaritas yang terbait untuk Haiti.

Secara terpisah, Collen Vixen Kelapile, Presiden Dewan Ekonomi dan Sosial PBB mengatakan “rakyat Haiti ada dalam pikiran kita pada saat yang sulit ini.”

Dia menambahkan bahwa Kelompok Penasihat Ad Hoc Dewan di Haiti, akan terus bekerja untuk mempromosikan pembangunan jangka panjang negara, mengacu pada badan yang dibentuk untuk memberikan saran dan mempromosikan pemulihan sosial ekonomi, rekonstruksi dan stabilitas di negara tersebut.

Menurut laporan berita, gempa bumi terbaru ini hampir sama besarnya dengan gempa 2010 yang menghancurkan negara itu dan menyebabkan ratusan ribu orang tewas dan mengungsi. Gempa juga merobohkan gereja dan sekolah, dan memutus aliran litsrik di daerah yang terkena dampak.

Gempa bumi melanda ketika badai tropis melanda wilayah Karibia dan Haiti sedang menghadapi lonjakan kasus Covid-19. Haiti juga menghadapi pembunuhan Presiden Jovenel Moise bulan lalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini