Share

Juru Bicara Taliban: Pemerintah Baru Akan Mencakup Warga Afghanistan non-Taliban

Susi Susanti, Koran SI · Senin 16 Agustus 2021 08:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 16 18 2456140 juru-bicara-taliban-pemerintah-baru-akan-mencakup-warga-afghanistan-non-taliban-ozwLjWKkwP.jpg Taliban berhasil masuk ke Istana Kepresidenan di Kabul (Foto: AP)

AFGHANISTAN – Juru bicara Taliban Sohail Shaheen kepada Nic Robertson dari CNN dalam sebuah wawancara video pada Minggu (15/8) mengatakan pemerintah baru Taliban akan mencakup warga Afghanistan non-Taliban.

Ketika ditanya apakah pemerintah baru Taliban akan memasukkan anggota dari bekas pemerintah Afghanistan, Shaheen, yang berbicara dari Doha, mengatakan akan "prematur" sekarang untuk menyebutkan siapa para pejabat itu, tetapi dia mengatakan bahwa mereka mencoba untuk memiliki beberapa " tokoh terkenal” untuk menjadi bagian dari pemerintah.

(Baca juga: Taliban Berhasil Menerobos Masuk ke Istana Kepresidenan Afghanistan)

“Ketika kami mengatakan pemerintah Islam inklusif Afghanistan, itu berarti bahwa warga Afghanistan lainnya juga memiliki partisipasi dalam pemerintahan,” katanya.

Ketika ditanya apakah Taliban akan memanggil tentara dan polisi Afghanistan saat ini untuk bergabung dengan pasukan keamanan Taliban, Shaheen mengatakan semua orang yang menyerahkan senjata mereka dan bergabung dengan pasukan Taliban akan diberikan amnesti, dan bahwa kehidupan dan harta benda mereka akan aman. Dia menambahkan bahwa nama mereka ada dalam daftar dan mereka akan digunakan sebagai kekuatan "cadangan" dan dipanggil sesuai kebutuhan.

(Baca juga: Paus Serukan Gencatan Senjata dan Perundingan di Afghanistan)

Diketahui, Taliban berhasll menerobos masuk ke Istana kepresidenan di Kabul. Istana Itu dikosongkan hanya beberapa jam yang lalu oleh pejabat pemerintah, termasuk mantan Presiden Ashraf Ghani yang telah meninggalkan negara itu.

 Menurut jaringan Al Jazeera, yang menyiarkan adegan Taliban langsung dari istana, salah satu pejabat Taliban mengatakan bahwa Kabul adalah kota yang berbeda dengan kota yang mereka tinggalkan 20 tahun lalu.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini