Serangan Udara Israel Hantam Gaza 3 Malam Berturut-turut

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 13 September 2021 13:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 13 18 2470504 serangan-udara-israel-hantam-gaza-3-malam-berturut-turut-cDjLvYOL1E.JPG Foto: Reuters.

GAZA - Pesawat Israel menyerang serangkaian sasaran di Jalur Gaza pada Senin (13/9/2021) pagi. Serangan itu dilakukan sebagai tanggapan atas serangkaian peluncuran roket dari wilayah yang dikuasai Hamas.

Ini adalah serangan udara Israel dalam tiga malam berturut-turut.

Ketegangan telah meningkat menyusul pelarian enam narapidana Palestina dari penjara berkeamanan maksimum Israel pekan lalu, demikian diwartakan Gulf Today, Senin.

BACA JUGA: Gaza Kembali Diserang, Hamas Nyatakan Siap Melanjutkan Perlawanan

Sebelumnya dilaporkan bahwa Palestina meluncurkan roket ke Israel dari Jalur Gaza pada Minggu (12/9/2021) malam. Militer Israel mengatakan bahwa roket-roket itu berhasil dicegat.

Sebagai tanggapan, Israel menyerang sejumlah sasaran Hamas. Tidak ada laporan korban di kedua pihak.

Israel selama akhir pekan menangkap empat dari enam tahanan yang melarikan diri dan meningkatkan pencariannya untuk dua buronan yang tersisa.

BACA JUGA: Balas Bentrokan di Perbatasan, Israel Lancarkan Serangan Udara dan Pengeboman ke Gaza

Sebagai tanggapan, anggota Hamas telah menembakkan roket ke Israel selama tiga malam berturut-turut. Israel biasanya menanggapi tembakan roket dengan serangan udara pada target yang terhubung dengan kelompok Hamas yang berkuasa di Gaza.

Ketegangan telah diperburuk oleh kesulitan yang sedang berlangsung dalam mencapai gencatan senjata jangka panjang antara Israel dan Hamas setelah perang pada Mei.

Mesir telah mencoba untuk menengahi kesepakatan. Hamas telah menuntut agar Israel mencabut blokade ekonomi yang menyakitkan di Gaza, sementara Israel ingin Hamas membebaskan dua warga sipil Israel dan mengembalikan sisa-sisa dua tentara Israel yang tewas yang ditahannya.

Gaza adalah wilayah miskin yang penduduknya sebagian besar terdiri dari keluarga yang melarikan diri atau dipaksa dari properti di tempat yang sekarang menjadi Israel selama perang di sekitar pendirian Israel pada tahun 1948.

Hamas mendorong Israel untuk mengakhiri blokade yang melumpuhkan yang telah menghancurkan ekonomi Gaza, sementara Israel menuntut agar Hamas membebaskan dua warga sipil Israel yang ditawan dan mengembalikan sisa-sisa dua tentara Israel yang tewas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini