Update Gempa 6 SR Guncang China, 3 Korban Tewas dan 60 Orang Terluka

Vanessa Nathania, Okezone · Kamis 16 September 2021 17:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 16 18 2472496 update-gempa-6-sr-guncang-china-3-korban-tewas-dan-60-orang-terluka-9IMXTwe08y.jpg Gempa bumi 6 SR guncang China (Foto: CNN)

CHINASebuah gempa bumi di provinsi barat daya China, Sichuan, menewaskan sedikitnya tiga orang dan 60 lainnya luka-luka pada Kamis (16/9).

Otoritas setempat menyatakan gempa berada pada skala 6,0 SR, sedangkan menurut Survei Geologi AS (USGS) gempa tersebut berskala 5,4 SR pada skala 8 poin.

Menurut USGS, gempa terjadi pada dini hari, dengan pusat gempa terletak sekitar 52 kilometer (32,3 mil) barat daya distrik Yongchuan di Chongqing, dengan kedalaman awal 10 kilometer.

Berdasarkan foto yang beredar, menunjukkan bangunan yang rusak dengan jendela pecah, dan tanah di luar tertutup puing-puing, termasuk pohon tumbang dan batu bata dari dinding yang runtuh.

Menurut tabloid pemerintah, Global Times, setidaknya 1.221 rumah runtuh dan lebih dari 3.000 rusak parah.

(Baca juga: Gempa M 6,0 Guncang China, Setidaknya 3 Orang Tewas)

"Saya terbangun karena getaran dan melihat lampu gantung di kamar saya berayun secara dramatis dan meja tulis bergetar,” terang seorang warga bernama Tang menceritakan pengalamannya kepada Global Times.

"Sudah lama gempa sebesar ini tidak terjadi,” lanjutnya.

Menurut outlet berita pemerintah Xinhua, pihak berwenang China meluncurkan upaya penyelamatan di pagi hari, dengan pemerintah provinsi mengaktifkan respons level 2, tertinggi kedua dalam sistem tanggap darurat gempa dengan empat level China.

(Baca juga: Gempa M 6,0 Guncang Provinsi Sichuan, China Luncurkan Tanggap Darurat)

Kota Luzhou, rumah bagi sekitar lima juta penduduk, termasuk di antara daerah yang terkena dampak paling parah. Ribuan tentara dan pekerja darurat telah dikirim untuk melakukan upaya penyelamatan, bersama dengan peralatan penyelamatan, pasokan medis, kendaraan operasi darurat, dan mesin alat berat. Tenda telah didirikan untuk para pengungsi di desa terdekat.

Dilansir dari Xinhua, para ahli mengatakan tidak akan ada gempa yang lebih serius, meskipun mungkin ada gempa susulan.

Sichuan terletak di sepanjang salah satu dari beberapa daerah seismik di Cina, yang membuatnya rentan terhadap gempa bumi. Seorang karyawan lokal di Luzhou mengatakan kepada Global Times bahwa meskipun penduduk terbiasa dengan gempa bumi, gempa tersebut biasanya berkekuatan lebih rendah -- dan gempa yang terjadi pada Kamis (16/9) secara signifikan lebih kuat dari biasanya.

Sejumlah gempa bumi besar telah terjadi di sepanjang satu batas tektonik khususnya - Patahan Longmenshan - yang membentang melalui pegunungan Sichuan. Di situlah gempa bumi Sichuan 2008 terjadi, yang juga dikenal sebagai gempa Wenchuan.

Gempa bumi berkekuatan 7,9 SR yang menghancurkan - dekat puncak skala - menewaskan hampir 90.000 orang, dan menyebabkan getaran di kota-kota lebih dari 900 mil jauhnya. Bahkan 10 tahun kemudian, tidak semua kerusakan telah diperbaiki di lokasi gempa, dan para korban selamat mengatakan kepada CNN bahwa mereka masih memiliki bekas luka yang mendalam.

Gempa bumi pada 2008 itu juga menyoroti masalah standar konstruksi dan peraturan bangunan yang buruk, saat itu China mengalami ledakan ekonomi dan urbanisasi, kota-kota besar dibangun dengan kecepatan yang berlebihan.

Meskipun pihak berwenang pada saat itu menindak keras para aktivis dan kritikus yang menuntut pertanggungjawaban -- memicu kemarahan publik -- pemerintah akhirnya memperketat peraturan dan memperkuat penegakan hukum.

Sejak 2008, negara ini telah banyak berinvestasi dalam kesiapsiagaan bencana, mulai dari penguatan bangunan di daerah rawan gempa dan pelaksanaan latihan gempa reguler untuk pekerja darurat dan anak sekolah. Menurut Reuters, Beijing juga telah mengarahkan puluhan juta dolar untuk mengembangkan ilmu seismik dan satelit.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini