Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Baku Hantam dengan Polisi, 4 Remaja Babak Belur

Ismail Sangaji , Jurnalis-Senin, 27 September 2021 |19:10 WIB
Baku Hantam dengan Polisi, 4 Remaja Babak Belur
Remaja bonyok berkelahi dengan polisi di Ternate (Foto: Ismail Sangaji)
A
A
A

TERNATE - Sejumlah pemuda di Kota Ternate babak belur diduga dikeroyok oleh sejumlah oknum anggota polisi, pada Minggu 26 September 2021. Keempat korban itu, diketahui bernama Buaiman Usemahu, Muhamad Syahril R. Hi. Basri (20), Rusian Rahman (24) Dan Rahman Dhani Hairudin (18).

Atas kejadian itu, Rahmandani Hairudin (18), warga Kelurahan Makassar timur, mengalami sejumlah luka memar di wajah hingga harus mendapat 7 jahitan. Sementara korban lainnya mengalami lebam di bagian wajah dan mata.

Baca Juga: Pria Ini Tewas Mengenaskan Dikeroyok 7 Orang saat Pesta Miras

Korban Ramdhani mengatakan, kronologi kejadian ini bermula pada Minggu malam, ia bersama teman-temannya sedang jalan-jalan mengendarai sepeda motor melewati jalan depan Jatiland Mall.

Saat itu, mereka melihat ada pertengkaran antara seorang laki-laki dengan perempuan. Ketika teman-temannya menonton pertengkaran itu, tetapi dia justru memilih pergi makan di Terminal Gamalama.

Saat sedang makan, Rahmadani (korban) melihat adanya aksi kejar-kejaran dan baku pukul yang melibatkan teman-temannya dengan sejumlah orang.

Berniat membantu teman-temannya, ia pun ikut dihakimi sejumlah orang tersebut hingga dibawa ke Kantor Direktorat Sabhara Polda Maluku Utara.

"Pas di kantor drang (mereka, red) suruh saya bersihkan darah di muka. Pas saya keluar dari kamar mandi langsung dorang pukul saya lagi," ungkap Rahmadani.

Baca Juga: Keroyok Polisi, Pria di Surabaya Ditangkap

Pengeroyokan itu dilakukan sejumlah oknum polisi dari dalam Kantor Sabhara hingga keluar di depan kantor. "Lebih dari satu orang, banyak dorang (orang)," ungkapnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement