Ruang Kuliah Universitas Brawijaya Kebakaran, Kerugian Capai Rp1 Miliar

Avirista Midaada, Okezone · Senin 27 September 2021 13:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 27 519 2477484 ruang-kuliah-universitas-brawijaya-kebakaran-kerugian-capai-rp1-miliar-lH4dYmFyyW.jpg Kebakaran kampus Universitas Brawijaya (Foto : Okezone.com/Avirista)

MALANG - Kebakaran gedung kuliah Teknik Industri Fakultas Teknik (FT) Universitas Brawijaya (UB) diperkirakan menelan kerugian hingga miliaran rupiah.

Kapolsek Lowokwaru Kompol Suyoto mengungkapkan, perkiraan kerugian gedung perkuliahan Teknik Industri FT Universitas Brawijaya ini memang masih dalam diselidiki. Tapi berdasarkan akumulasi sementara diperkirakan mencapai miliaran, karena perangkat komputer dan peralatan lainnya yang terbakar.

"Kebakaran terjadi sekitar pukul 21.30-an WIB, Minggu malam dugaannya karena konsleting listrik. Kerugiannya sekitar Rp 1 M diprediksi," ucap Suyoto dikonfirmasi MNC Portal, pada Senin pagi (27/9/2021).

Api sendiri dikatakan Suyoto, berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.00 WIB dengan mengerahkan tiga mobil pemadam kebakaran (Damkar). "Jam 11-an (malam) sudah padam," tuturnya

Suyoto menambahkan, untuk menyelidiki kasus kebakaran tersebut kepolisian menerjunkan tim Laboratorium Forensik (Labfor).

"Hingga saat ini masih dalam lidik untuk sebenarnya. Kami datangkan Labfor untuk pengecekan yang aslinya untuk diketahui sebenarnya," katanya.

Sementara itu terpisah Dekan Fakultas Teknik Prof. Ir. Hadi Suyono memastikan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran yang terjadi pada Minggu malam 26 September 2021 sekitar pukul 21.50 WIB. Ia menjelaskan ruangan yang terbakar adalah Laboratorium Manufaktur yang berada di Lantai II Jurusan Teknik Industri FT UB pada Minggu (26/9/2021) terjadi kebakaran yang diduga akibat konsleting listrik sekitar pukul 21.50.

Baca Juga : Universitas Brawijaya Terbakar, Kerugian Capai Miliaran Rupiah

Hal tersebut sesuai dengan laporan mahasiswa yang sedang melintasi hedung kepada satpam di sekitar lokasi.

"Alhamdulillah semuanya dikendalikan dengan baik. Tidak ada yang di dalam gedung dan tidak ada korban jiwa. Segala sesuatu yang berkaitan dengan yang bernyawa tidak ada," kata Prof Hadi, melalui keterangannya kepada MNC Portal, Senin (27/9/2021).

Dirinya menambahkan kerugian yang sejauh ini didapatkan adalah peralatan laboratorium, seperti 3D printing dan sejumlah peralatan manufacturing.

"Namun sampai sekarang kita masih belum memperkirakan berapa jumlah kerugian materiil yang kami dapat akibat kejadian kemarin," ungkapnya.

Prof Hadi mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan semua pihak dalam mengendalikan kebakaran ini, terutama kepada Polsek Lowokwaru dan tim Pemadam Kebakaran.

"Sampai saat ini kita masih melakukan investigasi dan untuk tindak lanjut. kedepannya kami ingin segera melakukan pemulihan gedung tersebut. Hal ini menjadi pembelajaran bagi kami untuk kedepannya," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini