Share

Taliban: Serangan Bom di Luar Masjid Kabul, Beberapa Tewas, 20 Terluka

Susi Susanti, Okezone · Senin 04 Oktober 2021 11:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 04 18 2480893 taliban-serangan-bom-di-luar-masjid-kabul-beberapa-tewas-20-terluka-1F44Uuw0Zp.jpg Petugas rumah sakit bersiap menerima korban ledakan bom di luar masjid di Kabul, Afghanistan (Foto: AFP)

KABUL - Taliban mengatakan beberapa orang tewas akibat pengeboman di luar masjid di ibu kota Afghanistan, Kabul.

Dua puluh orang juga terluka akibat ledakan di dekat masjid Idul Fitri, ketika acara pemberian doa diadakan untuk mendiang ibu seorang juru bicara Taliban.

Tidak jelas apakah serangan bom di luar masjid  itu secara langsung menargetkan acara pembacaan doa yang dilakukan untuk mendiang ibu pejabat Taliban, Zabihullah Mujahid.

Ini adalah ledakan besar pertama di Kabul sejak pasukan Barat mundur pada Agustus lalu.

Beberapa jam kemudian, Taliban melancarkan serangan terhadap tempat persembunyian militan ISIS.

 (Baca juga: ISIS Klaim Bertanggung Jawab Atas Serangan Bom di Bandara Kabul)

Tiga tersangka militan ISIS dikatakan tewas dalam operasi Taliban. Namun, laporan-laporan ini belum diverifikasi.

Sejauh ini tidak ada kelompok yang mengatakan berada di balik serangan itu, tetapi ISIS baru-baru ini mengatakan mereka melakukan beberapa pengeboman di kota timur Jalalabad.

 (Baca juga: Ledakan Bom Ganda di Luar Bandara Kabul, 60 Tewas, 140 Orang Luka)

Kelompok Islam itu menentang keras Taliban, yang mendapatkan kembali kendali penuh atas Afghanistan dalam serangan kilat ketika pasukan internasional mulai pergi.

Para pemimpin Taliban berada di bawah tekanan dari masyarakat internasional untuk melepaskan hubungan dengan IS dan al-Qaeda, dan mereka terus-menerus menyangkal bahwa militan dari kedua kelompok beroperasi di negara itu.

Mujahid telah menjadi salah satu wajah paling umum dari kelompok tersebut sebagai juru bicaranya.

Selama bertahun-tahun, dia beroperasi dalam bayang-bayang - hanya berbicara kepada wartawan melalui telepon. Tetapi sejak pengambilalihan Taliban, dia telah berbicara kepada media di beberapa konferensi pers publik.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini