Pedagang Jus Tewas Dibacok saat Melerai Pembeli yang Berkelahi

Acep Suharlan, iNews · Senin 11 Oktober 2021 15:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 11 340 2484536 pedagang-jus-tewas-dibacok-saat-melerai-pembeli-yang-berkelahi-PKfchY4ZLz.jpg Polisi menangkap pelaku pembacokan terhadap pedagang jus (Foto: Acep Suharlan)

NTB - Seorang pedagang jus di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat tewas akibat sabetan parang saat merelai percekcokan antara pembeli di warung tempatnya berdagang.

Korban Muhtar H. Abu (55), warga Dusun Nusa Bakti, Desa Lunyuk, Kecamatan Lunyuk tewas saat dilarikan ke rumah sakit akibat luka tebasan parang di sekujur tubuhnya.

Peristiwa berdarah ini terjadi di warung milik korban di RT 08 RW 03, Nusa Bakti, Lunyuk. Kejadian bermula saat pelaku berinisial FR (25), warga Lunyuk Rea, Desa Lunyuk datang ke warung milik korban bersama sembilan orang rekannya.

Baca Juga:  Warga Muntilan Ditemukan Tewas di Lereng Merapi Sleman

Saat berada di warung, pelaku bersama teman-temannya memesan jus kepada korban. Tak berselang lama, pelaku terlibat cekcok dengan pembeli lainnya yang kebetulan datang ke lokasi bersama mantan pacar pelaku.

Korban yang melihat keributan, kemudian berusaha melerai. Ternyata pelaku tidak terima dilerai dan meminta salah satu temannya pulang mengambil parang.

Pelaku yang sudah memegang parang kemudian menebas korban di bagian tangan, perut dan leher. Usai menganiaya korban, pelaku langsung melarikan diri.

Baca Juga:  Tak Terima Kredit Panci Tanpa Izin, Suami Aniaya Istri hingga Tewas

Korban dilarikan ke puskesmas oleh anggota polsek yang mendapat informasi, namun meninggal dunia saat dirawat di puskesmas. Kepada polisi, pelaku mengakui perbuatannya kesal karena dilerai oleh korban. Namun, saat ini dirinya mengaku sangat menyesal dengan perbuatannya telah membunuh korban.

Kapolres Sumbawa, AKBP Esty Setyo Nugroho mengatakan, pihak kepolisian yang mendapat informasi langsung mengejar pelaku yang berusaha kabur. Setelah tiga jam melakukan pengejaran, pelaku berhasil ditangkap di wilayah Lunyuk Rea dekat perbatasan dengan Kabupaten Sumbawa Barat.

Pelaku merupakan resedivis kasus pencurian yang belum lama keluar dari penjara. Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan memasang garis polisi di lokasi kejadian.

Kini, jasad korban sudah dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan oleh pihak keluarga. Sementara pelaku dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan juncto Pasal 351 KUHP Ayat (3) tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman minimal 7 tahun dan maksimal 15 tahun penjara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini