Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Cerita Haru Kakak Beradik yang Lulus Akmil dan 1 Angkatan

Agregasi Sindonews.com , Jurnalis-Senin, 01 November 2021 |11:16 WIB
 Cerita Haru Kakak Beradik yang Lulus Akmil dan 1 Angkatan
Letda Inf Indra dan Letda Chb Sheila (foto: ist)
A
A
A

Diakui Indra, tidak mudah menjalani tes Akmil bareng adiknya. Terkadang dia tidak tega melihat kondisi Sheila yang awut-awutan. Rambutnya dicukur pitak, memakai baju kegedean, plus wajah kusam. Belum lagi ketika adik kesayangannya itu diteriaki oleh pembinanya saat menjalani latihan.

"Adik saya tidak pernah mendapat perlakuan kasar. Apalagi saya juga sayang banget dengan adik saya ini, terus ngelihat adik saya digituin, bener-bener sedih saya rasanya," kata Indra.

Diam-diam Indra berusaha sedikit membantu Sheila. Dia selalu menemani adiknya saat di ruang makan. Indra tahu adiknya tidak terbiasa makan banyak, sehingga dia mengambil sebagian jatah makan Sheila agar tidak kekenyangan.

Sheila mengakui betapa sayangnya Indra kepada dirinya. Kakaknya itu tidak tega jika melihat dia menangis. Padahal ketika merasa sangat capek, Sheila selalu menangis. Karena itu, Indra selalu memarahi Sheila agar tidak menangis. Bahkan, tak jarang Indra terpaksa meninggalkan Sheila yang tetap menangis.

"Ini berdasarkan pengakuan temen-temen, temenku ngomong, Shel tahu nggak dia itu ngomong ke gue, gue nggak tega liat adik gue nangis, tapi gue nggak bisa berbuat apa-apa," katanya.

Menurut Indra, meski sayang, bukan berarti dia dan adiknya tidak pernah berantem. Waktu masih kecil, dia sering bertengkar lantaran rebutan remote tivi atau main game. Namun, menurut Sheila, saat SD dia kerap dibelikan jajan oleh kakak tercinta.

Melihat Indra dan Sheila kini menjadi Perwira Remaja, sang ibunda merasa bangga. Dia tak menyangka kedua putra-putrinya menjadi prajurit TNI, terutama Sheila. Sebab, putrinya itu awalnya hanya minta izin mengantar temannya daftar Akmil di Gelora Bung Karno. Namun ternyata Sheila juga mengisi formulir pendaftaran dan dinyatakan berhak mengikuti karantina di Rindam Jaya hingga lolos ke seleksi tingkat pusat.

"Begitu lolos ke pusat, saya ditelepon Bu Gurunya, bahwa Sheila itu diterima di UI (Universitas Indonesia)," kata NY MH Nasution.

(Awaludin)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement