Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Wanita Ini Curhat Karena Dianggap Terlalu Cantik untuk Jadi Mandor Bangunan

Vanessa Nathania , Jurnalis-Senin, 08 November 2021 |18:01 WIB
Wanita Ini Curhat Karena Dianggap Terlalu Cantik untuk Jadi Mandor Bangunan
Autumn Westfall. (Foto: aawestfall/TikTok)
A
A
A

MICHIGAN - Seorang wanita di Michigan, Amerika Serikat (AS) menceritakan pengalamannya dipandang enteng dalam menjalankan profesinya sebagai tukang bangunan hanya karena memiliki wajah yang cantik. Autumn Westfall berbicara tentang pengalaman tak biasanya bekerja di bidang yang didominasi pria.

Dalam video yang diunggah di akun Tiktoknya @aawestfall, Westfall merespon video wanita lainnya yang membahas mengenai hak istimewa yang dimiliki wanita dengan paras yang menawan atau “pretty privilege”.

BACA JUGA: Sudah Tidak Digaji, Perempuan Ini Diminta Mengundurkan Diri karena Dianggap Terlalu Cantik

Dia mengakui bahwa "pretty privilege" masih ada di masyarakat dan menurutnya ini adalah hal yang kurang baik. Namun, bagi Westfall “hak istimewa” ini justru merugikan dirinya.

Dalam videonya yang telah ditonton hingga ratusan ribu kali, gadis berambut pirang itu menceritakan pengalamannya yang tidak terlalu menyenangkan karena kelebihan fisiknya. Bekerja sebagai mandor konstruksi komersial di lingkungan yang didominasi oleh pekerja laki-laki Westfall justru mengalami diskriminasi dari bawahannya.

BACA JUGA: Festival Musik di Texas Penuh Sesak, 8 Orang Tewas

"Sampai Anda, sebagai seorang wanita dalam posisi kekuasaan melangkah ke industri yang didominasi laki-laki, maka kemungkinan besar Anda tetap akan diminta membawa nampan berisi kopi dan makanan ringan," kata Westfall, yang banyak bekerja di lokasi proyek bangunan, sebagaimana dilansir The Sun.

Tidak hanya itu, bahkan dia juga seringkali mendapati surelnya tidak direspons, banyak pula yang tidak mengikutsertakannya karena dianggap tidak cocok antara parasnya yang menawan dengan pekerjaan yang dipilih sebagai mandor. Sebaliknya, orang menganggap dirinya di sana hanya untuk "melayani" pekerja laki-laki yang ada di sana.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement